Перейти к содержимому

FATH AL-FUTUH | KEMENANGAN TERBESAR ATAS PERSIA | PERANG NAHAWAND

Obaida Al Miqdad

0:00 / 0:00

FATH AL-FUTUH | KEMENANGAN TERBESAR ATAS PERSIA | PERANG NAHAWAND

394 просмотра · 2 мес. назад
Obaida Al Miqdad
375 подписчиков
394 просмотра · 2 мес. назад
Setelah kekalahan besar di Qadisiyah dan jatuhnya Al-Mada'in, Kekaisaran Sasaniyah ternyata belum menyerah. Raja terakhir Persia, Yazdegerd III, berusaha mengumpulkan kembali kekuatan dari berbagai wilayah untuk menghadapi pasukan Muslim dalam satu pertempuran besar. Pertempuran itu terjadi di Nahawand pada tahun 642 Masehi. Di bawah kepemimpinan Nu'man bin Muqarrin radhiyallahu 'anhu, pasukan Muslim menghadapi kekuatan Persia yang memilih bertahan di posisi yang sulit ditembus. Menyerang secara langsung dapat menimbulkan korban besar. Karena itulah sebuah strategi berani digunakan: berpura-pura mundur untuk memancing pasukan Persia keluar dari pertahanan mereka. Strategi tersebut mengubah jalannya peperangan. Pertempuran berlangsung sengit, Nu'man bin Muqarrin gugur sebagai syahid, tetapi pasukan Muslim akhirnya meraih kemenangan besar. Kemenangan Nahawand kemudian dikenal dalam tradisi sejarah Islam sebagai Fath al-Futuh — kemenangan dari segala kemenangan, karena menjadi salah satu pukulan paling menentukan terhadap kemampuan militer Kekaisaran Sasaniyah untuk bangkit kembali sebagai satu kekuatan besar. Bagaimana strategi itu dijalankan? Bagaimana Nu'man bin Muqarrin memimpin pertempuran terakhirnya? Dan apa yang terjadi kepada Raja Yazdegerd III setelah kekalahan Persia? Saksikan kisah lengkap Perang Nahawand sampai akhir. Jangan lupa Like, Subscribe, dan aktifkan notifikasi agar tidak ketinggalan kisah-kisah besar dalam sejarah Islam berikutnya. #PerangNahawand #FathAlFutuh #SejarahIslam #NumanBinMuqarrin #KekaisaranPersia #Sasaniyah #KisahIslam #PeradabanIslam