Перейти к содержимому

"TERPISAH DARI ANAK-ANAKNYA IBU SEBATANG KARA INI MENAHAN SAKIT KOMPLIKASI TANPA BIAYA BEROBAT"

Abi Fatimah Fahira

0:00 / 0:00

"TERPISAH DARI ANAK-ANAKNYA IBU SEBATANG KARA INI MENAHAN SAKIT KOMPLIKASI TANPA BIAYA BEROBAT"

6 717 просмотров · 3 мес. назад
Abi Fatimah Fahira
157 тыс. подписчиков
6 717 просмотров · 3 мес. назад
DITALAK SUAMI SAAT JANTUNG BOCOR IBU INI BERJUANG SEMBUH DEMI KEMBALI BERKUMPUL DENGAN 3 ANAKNYA "Di balik rasa sakit komplikasi yang menggerogoti tubuhnya, ada rindu seorang ibu yang teramat dalam. Terpisah dari ketiga buah hatinya, Ibu Ai terus memeluk harapan untuk sembuh agar kelak bisa kembali mendekap anak-anaknya." Bismillahirahmanirrahim. Alhamdulillahirabbil 'alamin. Sahabat Kebaikan, tim Abi Fatimah Fahira Berbagi kembali hadir membawa kisah ketegaran seorang ibu yang tengah diuji dengan ujian fisik dan ekonomi yang amat berat. Kami menemui Ibu Ai (38 tahun), seorang ibu tunggal yang kini harus berjuang sendirian melawan komplikasi penyakit di tubuhnya. Cobaan Ibu Ai bermula sejak lima tahun lalu saat beliau harus menerima kenyataan pahit ditalak oleh suaminya. Sejak saat itu, beliau memikul sendiri beban sebagai orang tua tunggal demi membesarkan ketiga anaknya. Namun, dalam empat bulan terakhir kondisi kesehatannya merosot tajam. Ibu Ai didiagnosis menderita kebocoran jantung, luka dekubitus stadium IV, hepatitis, hingga gangguan tiroid. Terpisah dari Buah Hati & Menahan Sakit Tanpa Obat Kondisi fisik yang membutuhkan perawatan intensif 24 jam membuat Ibu Ai terpaksa dirawat di rumah saudara sepupunya di Bandung. Akibat situasi ini, ketiga anak beliau terpaksa hidup terpisah dan menumpang pada kerabat yang peduli. Untuk bertahan hidup dan menjalani perawatan medis rutin, Ibu Ai membutuhkan biaya operasional harian serta kontrol kesehatan berkala. Keterbatasan biaya yang teramat sangat membuat pengobatan beliau sering kali terhambat. Bahkan untuk merawat luka dekubitus di tubuhnya, selama seminggu terakhir beliau tak sanggup membeli salep medis karena tidak memegang uang sama sekali. Di samping beban medis, beliau juga masih memikirkan tunggakan biaya sekolah anak-anaknya yang mencapai Rp2 juta. Malaikat Tak Bersayap & Harapan Sederhana Di tengah kesendirian dan rasa sakitnya, Allah masih mempertemukan Ibu Ai dengan kerabat yang memiliki keikhlasan luar biasa. Saudara sepupunya rela mengorbankan waktu dan pekerjaannya demi mendampingi serta merawat Ibu Ai selama masa perawatan. Harapan Ibu Ai sungguh sederhana. Beliau tidak hanya merindukan kesembuhan fisik, tetapi juga ingin bisa bekerja mandiri membuka usaha kecil agar kelak bisa membiayai sekolah anak-anaknya dan kembali berkumpul hangat di bawah satu atap. #IbuAi #JantungBocor #LukaDekubitus #BantuIbuAi #OrangTuaTunggal #AbiFatimahFahira #DiosiBudiUtama #SedekahJariyah #KisahNyataMengharukan #BerbagiKebaikan #PeduliSesama