Перейти к содержимому

SEMAR MELAWAN PARA DEWA!? Kenapa Kahyangan Sampai Terguncang?

Jendela Peradaban

0:00 / 0:00

SEMAR MELAWAN PARA DEWA!? Kenapa Kahyangan Sampai Terguncang?

2 185 просмотров · 12 ч назад
Jendela Peradaban
4,43 тыс. подписчиков
2 185 просмотров · 12 ч назад
Semar Mbangun Kahyangan adalah lakon wayang Jawa tentang sebuah undangan yang mengguncang istana para Pandawa hingga kahyangan Suralaya. Ketika Semar meminta lima kesatria datang membawa pusaka kerajaan, Kresna dan Batara Guru justru melihat rencananya sebagai ancaman. Bagaimana niat seorang pamomong desa dapat berakhir dengan penguasa para dewa memohon ampun? Kisah bermula ketika Amarta dilanda kesulitan. Petruk datang membawa pesan dari Karangkabuyutan: para Pandawa diminta membantu Semar membangun kahyangan. Jamus Kalimasada, Tombak Karawelang, dan payung Tunggulnaga harus dibawa serta. Namun penolakan Kresna membuat keluarga Pandawa mengambil jalan berbeda. Yudistira, Bima, Nakula, dan Sadewa mengikuti petunjuk menuju Semar, sementara Arjuna berpihak kepada penasihat mereka. Dokumenter ini mengikuti alur utama sanggit Ki Hadi Sugito, dari perdebatan Petruk di balairung Amarta, perpindahan pusaka secara gaib, hingga kegemparan yang melanda Suralaya. Perjalanan tersebut juga membawa empat Pandawa menerima wejangan Sang Hyang Wenang, sementara berbagai gangguan berusaha menghentikan rencana sang pamomong. Mengapa pusaka kerajaan justru meninggalkan istana menuju rumah Semar? Apa yang membuat Kresna dan Arjuna menyerang orang yang selama ini mengasuh para kesatria? Dan kahyangan seperti apa yang sebenarnya hendak dibangun? Sebagai lakon carangan dalam tradisi pedalangan Jawa, cerita ini berkembang melalui pengolahan para dalang dan memiliki beragam versi serta penafsiran. Melalui kisah Semar, Jendela Peradaban menelusuri bagaimana wayang menyampaikan kritik terhadap prasangka, kekuasaan, dan tanggung jawab pemimpin. Di balik pertarungan para tokohnya, tersimpan pertanyaan tentang kebijaksanaan: siapa yang sanggup mendengar ketika kedudukannya terasa terancam? #SemarMbangunKahyangan #Semar #WayangKulit #MitologiJawa