ะŸะตั€ะตะนั‚ะธ ะบ ัะพะดะตั€ะถะธะผะพะผัƒ

๐Ÿ˜ฑ ๐—ก๐—š๐—œ๐—Ÿ๐—˜๐—ฆ ๐——๐—˜๐—Ÿ๐—˜ ๐——๐—œ ๐—ฆ๐—จ๐—ก๐—š๐—”๐—œโ€ผ๏ธ ๐—ง๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐˜€๐—ถ ๐—ฅ๐—ฒ๐˜„๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—จ๐—ป๐—ถ๐—ธ ๐—•๐—ถ๐—ธ๐—ถ๐—ป ๐—ง๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐—ฒ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฒ๐—น๐—ผ๐˜€๐—ผ๐—ธ ๐—ฃ๐—ผ๐—ป๐—ผ๐—ฟ๐—ผ๐—ด๐—ผ, ๐—บ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ๐—ฝ ๐˜๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—ป ๐Ÿด๐Ÿฌ ๐—ฎ๐—ป

Diary Pakdhe

0:00 / 0:00

๐Ÿ˜ฑ ๐—ก๐—š๐—œ๐—Ÿ๐—˜๐—ฆ ๐——๐—˜๐—Ÿ๐—˜ ๐——๐—œ ๐—ฆ๐—จ๐—ก๐—š๐—”๐—œโ€ผ๏ธ ๐—ง๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐˜€๐—ถ ๐—ฅ๐—ฒ๐˜„๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—จ๐—ป๐—ถ๐—ธ ๐—•๐—ถ๐—ธ๐—ถ๐—ป ๐—ง๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐—ฒ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฒ๐—น๐—ผ๐˜€๐—ผ๐—ธ ๐—ฃ๐—ผ๐—ป๐—ผ๐—ฟ๐—ผ๐—ด๐—ผ, ๐—บ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ๐—ฝ ๐˜๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—ป ๐Ÿด๐Ÿฌ ๐—ฎ๐—ป

1ย 922 ะฟั€ะพัะผะพั‚ั€ะฐ ยท 7 ะดะฝะตะน ะฝะฐะทะฐะด
Diary Pakdhe
12ย ั‚ั‹ั. ะฟะพะดะฟะธัั‡ะธะบะพะฒ
1ย 922 ะฟั€ะพัะผะพั‚ั€ะฐ ยท 7 ะดะฝะตะน ะฝะฐะทะฐะด
Keseruan rewang persiapan hajatan di pelosok desa kembali menghadirkan tradisi yang unik dan menarik. Kali ini warga Dukuh Bakalan, Desa Candi, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, bergotong royong mempersiapkan bahan untuk pembuatan tempe secara tradisional. Ada proses ngiles dele atau menginjak kedelai, ngupas kulit kedelai hingga membersihkan kedelai di sungai. Cara seperti ini mengingatkan kita pada suasana kehidupan masyarakat desa zaman dulu, sekitar tahun 80-an. Bagi sebagian orang mungkin terlihat sederhana bahkan kurang biasa, tetapi di balik proses tersebut ada semangat gotong royong, kebersamaan dan tradisi rewang yang masih dijaga masyarakat desa. Inilah salah satu sisi kehidupan masyarakat pedesaan yang jarang kita lihat. Lokasi: Dukuh Bakalan, Desa Candi Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo Jawa Timur Ikuti terus Diary Pakdhe untuk melihat kehidupan, tradisi, budaya dan keseruan warga desa. Jangan lupa LIKE ๐Ÿ‘, KOMEN ๐Ÿ’ฌ, dan SUBSCRIBE ๐Ÿ”” Salam dari desa, sedulur! #RewangDesa #NgilesDele #TradisiDesa #TempeTradisional #HajatanDesa #GotongRoyong #KehidupanDesa #DesaPelosok #TradisiJawa #Ponorogo #Mlarak #DiaryPakdhe