JAGUNG MASIH HIJAU MALAH DICACAH HABIS! TERNYATA INI RAHASIA PAKAN TERNAK EROPA
REKAYASA TEKNOLOGI
0:00 / 0:00
JAGUNG MASIH HIJAU MALAH DICACAH HABIS! TERNYATA INI RAHASIA PAKAN TERNAK EROPA
5 726 просмотров · 4 дня назад
REKAYASA TEKNOLOGI
452 тыс. подписчиков
5 726 просмотров · 4 дня назад
Pernah melihat tanaman jagung yang masih hijau justru dipanen seluruhnya, kemudian dicacah dari tongkol, biji, daun hingga batangnya? Bagi sebagian orang, cara seperti ini mungkin terlihat tidak biasa. Namun di industri peternakan modern Eropa, tanaman jagung seperti ini justru menjadi salah satu sumber pakan yang sangat penting.
Dalam video ini kita akan melihat bagaimana corn silage diproduksi dari awal hingga menjadi cadangan pakan ternak. Berbeda dengan jagung yang dipanen untuk menghasilkan biji atau jagung konsumsi, corn silage memanfaatkan hampir seluruh bagian tanaman untuk mendapatkan kombinasi pati, serat, dan biomassa dalam satu kali proses panen.
Dengan menggunakan forage harvester, tanaman jagung dipotong dan dicacah menjadi potongan-potongan kecil. Hasil cacahan kemudian langsung diangkut menggunakan truk atau trailer menuju tempat penyimpanan. Di sana, jagung dicurahkan, diratakan dan dipadatkan menggunakan traktor sebelum ditutup rapat menggunakan plastik.
Di balik tumpukan jagung yang terlihat seperti gunungan tersebut ternyata berlangsung proses yang sangat penting, yaitu fermentasi silase. Kondisi minim oksigen memungkinkan proses fermentasi berlangsung sehingga tanaman yang mudah rusak dapat diawetkan dan disimpan dalam waktu yang lebih lama.
Lalu mengapa peternak Eropa membutuhkan pakan sebanyak ini?
Di negara-negara dengan empat musim, produksi hijauan tidak selalu tersedia sepanjang tahun. Ketika musim dingin tiba, pertumbuhan tanaman di lahan dapat sangat terbatas, sementara sapi tetap membutuhkan pakan setiap hari. Karena itu, hasil panen pada musim produksi perlu dikonservasi menjadi cadangan pakan yang dapat digunakan ketika hijauan segar tidak tersedia dalam jumlah cukup.
Corn silage kemudian dapat menjadi salah satu bagian dari ransum untuk sapi perah, sapi potong, dan kelompok ternak lainnya, dengan komposisi yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan nutrisi masing-masing ternak.
Menariknya, proses ini bukan hanya tentang bagaimana memanen jagung dengan cepat. Di dalamnya terdapat perhitungan mengenai waktu panen, kadar air, kandungan pati, serat, ukuran cacahan, pemadatan, fermentasi, hingga penyimpanan.
Dari ladang jagung hijau hingga menjadi cadangan pakan untuk ternak, semuanya merupakan bagian dari sistem pertanian dan peternakan modern yang dirancang untuk menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun.
Rekayasa Teknologi akan mengajak kalian melihat bagaimana teknologi pemanenan dan proses fermentasi mengubah satu tanaman jagung utuh menjadi pakan yang dapat disimpan dan dimanfaatkan oleh peternakan modern.
Jangan lupa Like, Subscribe, dan aktifkan lonceng agar tidak ketinggalan video berikutnya tentang teknologi pertanian, peternakan, perikanan, serta berbagai proses produksi dari awal hingga menjadi produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Kredit : VolmerFilm, kamasu666,Jim Baltz, Maryland Farm & Harvest
Disclaimer - Some contents are used for educational purpose under fair use. Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for "fair use" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.
Support Hastags;
#RekayasaTeknologi
#CornSilage
#SilaseJagung
#PertanianModern
#PeternakanModern
#TeknologiPertanian
#PakanTernak
#PanenJagung
#PertanianEropa
#PeternakanEropa
#Silase
#ForageHarvester
#PertanianModernEropa
#SapiPerah
#sapipotong