Перейти к содержимому

Tanggalkan manusia lama - Pdt. Albert Kurniawan - Efesus 4:17-24

GKY Greenville

0:00 / 0:00

Tanggalkan manusia lama - Pdt. Albert Kurniawan - Efesus 4:17-24

742 просмотра · Трансляция закончилась 1 месяц назад
GKY Greenville
14,8 тыс. подписчиков
742 просмотра · Трансляция закончилась 1 месяц назад
Uninstall: Take off the old self Tanggalkan manusia lama Efesus 4:17-24 Pdt. Albert Kurniawan 00:00 - Doa Pembuka Khotbah 01:07 - Salam Pembuka & Perkenalan Pembicara (GKY Singapura) 02:25 - Pembacaan Firman Tuhan: Efesus 4:17-24 03:54 - Pendahuluan & Ilustrasi Cokelat Milka (Keunikan Menjadi Berbeda) 08:01 - Identitas Kristen: Panggilan Menjadi Garam dan Terang Dunia 09:28 - Tantangan Menjadi Berbeda & Melawan Arus Dunia 10:53 - Esensi Jalan Sempit Kristen: Masalah Hati, Bukan Sekadar Aturan 13:45 - Dampak Kerusakan Holistik Akibat Dosa dalam Hidup Manusia 16:31 - Karakteristik 1: Pikiran Sia-Sia (Purposelessness) 17:47 - Karakteristik 2: Pengertian yang Digelapkan (Being Darkened) 19:12 - Karakteristik 3: Perasaan Tumpul (Kalus/Baal) & Sikap Terlambat Beribadah 23:25 - Karakteristik 4: Menyerahkan Diri pada Hawa Nafsu secara Serakah 26:08 - Proses Pengudusan (Sanctification): Sisi Aktif & Peran Pasif Roh Kudus 29:00 - Menguji Hati: Bahaya Ketaatan Transaksional dengan Tuhan 31:41 - Ketaatan Sejati Berdasarkan Kasih & Mengingat Karya Penebusan Injil 35:58 - Kesaksian Pelayanan Pribadi: Ujian Kepahitan & Kemarahan Kepada Tuhan 38:46 - Belajar dari Ayub: Memulihkan Hati dari Kepahitan Menuju Kepasrahan 40:08 - Belajar Percaya & Berdamai dengan Kedaulatan Tuhan (Keluaran 16) 42:51 - Pertanyaan Refleksi Akhir & Doa Penutup Melalui khotbah ini, Albert Kurniawan menyampaikan pesan firman Tuhan berdasarkan kitab Efesus 4:17-24 mengenai ajakan untuk jangan lagi hidup sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah. Sebagai orang percaya, identitas sejati kita adalah menjadi garam dan terang dunia yang berbeda secara total dari nilai-nilai dunia—baik dalam hati, cara berpikir, maupun cara pandang. Meskipun memilih jalan yang berbeda dan benar itu tidak mudah karena harus melawan arus, hal tersebut adalah esensi dari ketaatan rohani kita. Dosa telah merusak kehidupan manusia secara holistik, yang digambarkan melalui empat karakteristik dari orang yang tidak mengenal Allah: Pikiran yang sia-sia (purposelessness): Kehilangan tujuan hidup untuk memuliakan Tuhan akibat tersedot oleh kesibukan duniawi dan pencarian materi semata. Pengertian yang digelapkan: Ketidakmampuan berpikir benar yang membuat seseorang mudah menjustifikasi diri dan menghakimi kesalahan orang lain. Perasaan yang tumpul (kalus/baal): Hilangnya gairah rohani dan rasa bersalah, contohnya ketidakpedulian saat terlambat datang beribadah kepada Tuhan. Menyerahkan diri pada hawa nafsu secara serakah: Mencari kepuasan duniawi tanpa pernah merasa puas, serta menempatkan Tuhan hanya sebagai alternatif terakhir saat mengalami stres atau kelelahan (burn out). Pemulihan dari kondisi ini hanya ada di dalam Kristus melalui proses pengudusan (sanctification) yang melibatkan dua aspek: Aspek Aktif: Upaya kita dalam berjuang menanggalkan manusia lama yang ditandai oleh dusta, amarah yang salah, kebiasaan mencuri, perkataan kotor, kepahitan, dan kemarahan. Aspek Pasif: Karya Allah Roh Kudus yang memperbarui roh dan pikiran kita untuk mengenakan manusia baru yang bercirikan perkataan yang membangun, kerja keras, ramah tamah, serta sikap saling mengampuni. Khotbah ini menantang kita untuk menguji motivasi ketaatan kita. Ketaatan sejati tidak didasari oleh motif transaksional—seperti beribadah dan melayani agar usaha diberkati atau karena takut dihukum Tuhan. Sebaliknya, ketaatan rohani harus lahir dari hati yang mengasihi Dia, sebagai respons atas karya terbesar-Nya, yaitu penebusan dan keselamatan melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. Melalui kisah pergumulan pribadinya saat menghadapi sakitnya istri dan anak, pembicara membagikan bagaimana Tuhan memproses hatinya yang keras dari kepahitan menuju kepasrahan dan kepercayaan penuh akan kebaikan-Nya. Mari bersama-sama merenungkan: Sudahkah Anda mengalami perubahan serupa dengan Kristus atau malah semakin serupa dengan dunia? Sudahkah Yesus menjadi yang terutama dalam hidupmu sehingga apapun yang Anda putuskan berdasarkan apakah menyenangkan Dia atau tidak? Selamat menyaksikan, kiranya firman Tuhan ini memberkati kehidupan Anda! Jadwal Kebaktian Umum Minggu GKY Greenville Kebaktian Umum 1 - 07.30 (Onsite) Kebaktian Umum 5 - 10.00 (Onsite) Kebaktian Umum 2 Mandarin - 10.00 (Onsite) Kebaktian Umum 3 - 17.00 (Onsite) Bagi yang masih memerlukan link livestream, silakan akses melalui aplikasi MYGKYGV. Untuk informasi bisa diakses di: Website : https://gkygreenville.org/