Permainan Tradisional T'cedo Suku Malind Merauke | Dokumenter Dana Indonesiana
HERRY HENDRI FERNANDO MOTE
0:00 / 0:00
Permainan Tradisional T'cedo Suku Malind Merauke | Dokumenter Dana Indonesiana
176 просмотров · 13 дней назад
HERRY HENDRI FERNANDO MOTE
3 подписчика
176 просмотров · 13 дней назад
T'cedo (atau Cado dalam dialek subsuku Yei) bukan sekadar permainan fisik, melainkan napas kebudayaan yang menyatukan kelestarian alam, kekuatan manusia, dan penghormatan kepada para leluhur di Tanah Papua. Di tengah derasnya gempuran era digital, film dokumenter ini merekam denyut nadi kebangkitan tradisi lisan dan permainan rakyat Suku Malind di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, yang rentan mengalami kepunahan. Dokumenter ini mengajak Anda melihat secara langsung kearifan lokal masyarakat adat dalam memanfaatkan sumber daya alam menjadi perangkat kebudayaan—mulai dari proses merakit stik bambu pelengkung, meraut bola pantul dari kayu lentur khusus, menganyam gawang dari tali akar pohon, hingga pembuatan pelindung tulang kering dari pelepah sagu dan pewarna tubuh dari arang kayu.
Lebih dari sekadar adu ketangkasan berisiko tinggi dengan sistem kemenangan "gol tiba-tiba", T'cedo mewariskan tiga filosofi luhur bagi generasi penerus: Religiusitas: Ritual doa dalam bahasa daerah sebagai bentuk izin dan penghormatan kepada leluhur sebelum bertanding.
Pendidikan Karakter: Tempaan kesabaran, pengendalian emosi, dan kerja sama tim dalam menghadapi intensitas fisik di lapangan terbuka.
Pemersatu Sosial: Medium silaturahmi yang merekatkan kembali silsilah dan marga masyarakat lintas kampung.
Mari lestarikan keaslian warisan budaya Nusantara agar tidak hanya menjadi cerita di masa depan.
Video dokumenter ini merupakan luaran resmi dari Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan (Dana Indonesiana) Kategori Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
#Tcedo #SukuMalind #SukuYei #PapuaSelatan #DanaIndonesiana #Merauke #PermainanTradisional #EtnografiPapua #WarisanBudayaTakbenda #UniversitasMusamus