Перейти к содержимому

Tempe: 'Hadiah Indonesia untuk dunia' yang terhambat kedelai impor - BBC News Indonesia

BBC News Indonesia

0:00 / 0:00

Tempe: 'Hadiah Indonesia untuk dunia' yang terhambat kedelai impor - BBC News Indonesia

587 133 просмотра · 5 лет назад
BBC News Indonesia
1,59 млн подписчиков
587 133 просмотра · 5 лет назад
Sekitar 70% produksi tempe di Indonesia menggunakan kedelai impor, langkah yang menyusutkan semangat dan lahan garap para petani lokal. Petani kedelai beralih ke komoditas lain yang lebih menguntungkan dan pengrajin tempe lebih mengandalkan kedelai impor. Belum jelas seperti apa jalan keluar dari keadaan ini. Namun seorang sejarawan kuliner, Fadly Rahman mengatakan Indonesia sebaiknya berusaha agar produk tempe menggunakan hasil petani untuk mempertahankan tempe secara paripurna sebagai identitas kuliner Indonesia. Di mancanegara, produsen tempe ikut berperan dalam meningkatkan pamor “makanan hebat ini.” Ada pengusaha besar makanan nabati di AS, Seth Tibbott yang memulai usaha lebih dari 40 tahun lalu, dan juga Rustono di Jepang, serta para muridnya yang tersebar dari Meksiko, Rusia, Prancis sampai China. Ada juga William Mitchell di Inggris yang mulai membuat tempe sejak delapan tahun lalu. Semua mengalami hambatan dalam usaha tempenya, namun tetap “cinta” pada panganan asli Indonesia ini. Rustono di Jepang mengatakan sebagai ucapan terima kasih kepada nenek moyang Indonesia, pada bungkus tempe yang dia produksi tertulis, “Hadiah Indonesia untuk Dunia.” ========== 00:00 Siapa tak kenal tempe? 01:11 Petani kedelai di Grobogan 05:51 Para pengrajin tempe di Malang 08:20 Tempe diminati di luar negeri 08:51 Tempe di London, Inggris 11:55 Tempe di Amerika Serikat 13:40 Tempe di Jepang 15:21 Tempe di Meksiko 17:47 Bagaimana bisnis tempe Indonesia? ========== Video produksi: Reporter: Pijar Anugerah Produser: Lesthia Kertopati, Endang Nurdin Video journalist: Haryo Wirawan, Sam Robinson Video Editor: Haryo Wirawan ============ Berlangganan channel ini di: https://bit.ly/2Mkg9hY Instagram:   / bbcindonesia   Twitter:   / bbcindonesia   Facebook:   / bbcnewsindonesia   #bbcindonesia