AMANKAN PESTA DEMOKRASI ANGGOTA POLISI DI TEMBAK KKB.
KABUT MULIA
0:00 / 0:00
AMANKAN PESTA DEMOKRASI ANGGOTA POLISI DI TEMBAK KKB.
22 026 просмотров · 20 часов назад
KABUT MULIA
175 тыс. подписчиков
22 026 просмотров · 20 часов назад
KORBAN KONFLIK PILKADA PUNCAK JAYA 2024
Pada 27 November 2024, saat hari pencoblosan, terjadi bentrokan antarmassa pendukung pasangan calon di sekitar Kantor KPU Puncak Jaya. Massa menggunakan busur dan anak panah, disertai pembakaran 40 rumah dan 1 honai.
Dalam kejadian tersebut, 94 orang mengalami luka akibat panah, dan 14 korban direncanakan dirujuk ke RSUD Jayapura. ANTARA melaporkan 10 korban luka serius telah dievakuasi ke Jayapura, sementara korban luka ringan dirawat di Mulia.
Konflik kemudian berlanjut hingga awal 2025. Pada 5–6 Februari 2025, terdapat laporan 1 orang meninggal dan sekitar 110–120 orang luka-luka. Namun, dokumen perkara di Mahkamah Konstitusi mencatat 3 meninggal, 11 luka berat, dan 83 luka ringan, atau total 93 korban.
Secara keseluruhan, Satgas Damai Cartenz mencatat sejak 27 November 2024 hingga 4 April 2025 terdapat 12 orang meninggal dunia dan 658 orang mengalami luka-luka.
Konflik tersebut juga berdampak pada proses Pilkada. MK memerintahkan rekapitulasi ulang di 22 distrik, sementara hasil dari 4 distrik—Mulia, Lumo, Tingginambut, dan Gurage—tidak dimasukkan dalam rekapitulasi ulang karena adanya gangguan keamanan serta persoalan logistik pemilihan.
Catatan: Angka korban pada setiap kejadian berbeda antar-sumber karena perbedaan waktu dan cakupan pendataan. Angka 12 meninggal dan 658 luka merupakan rekapitulasi keseluruhan konflik hingga 4 April 2025, bukan hanya korban pada hari pencoblosan.