Desa Demuk "DEMITE NGAMUK" | Kisah Heroik - Kesaktian Eyang Jayeng Kusumo
Viper Kediri
0:00 / 0:00
Desa Demuk "DEMITE NGAMUK" | Kisah Heroik - Kesaktian Eyang Jayeng Kusumo
18 051 просмотр · 4 года назад
Viper Kediri
861 тыс. подписчиков
18 051 просмотр · 4 года назад
Eyang RM Djayeng Koesoemo adalah putra Bupati Ngrowo (Tulungagung) V yaitu RM Djayaningkrat.
Pada tahun1844 Djayeng Koesomo sudah menjabat sebagai wedono di Ngrowo. Kemudian pada tahun 1849 jadi wedono Srengat (kini masuk wilayah Kabupaten Blitar). Pada tahun 1851 pindah lagi jadi wedono di Brebek Nganjuk.
Alkisah pada saat pembangunan jembatan Ngujang, Eyang Djayeng Koesoemo membunuh seorang Belanda yang sangat kejam terhadap orang-orang pribumi yang bekerja sebagai kuli bangunan jembatan itu,
karena membunuh serdadu Belanda, pada tahun 1883 Djayeng Kosoemo dihukum selong (dibuang) bersama 40 penderek ke hutan yang sangat wingit (angker). Istilahnya "Jalma mara jalma mati sato mara sato mati (Satu datang satu mati)"
karena hutan itu di huni bangsa dedemit (hantu).
Saking angkernya konon hutan itu dihuni para Jin, setan, peri perayangan elo-elo banaspati, gendruwo dan lainnya. "Karena hutannya dibabat, demite (penunggu) ngamuk. Dengan kesaktian Djayeng Koesoemo dan 40 penderek tadi, demit yg ngamuk bisa dikalahkan dan disingkirkan
Asal kata De-mit Nga-muk itulah tempat tsb. kemudian dinamakan dengan Demuk. "Kemudian tercatat pada tanggal 10 oktober 1893 oleh Pemerintah Hindia Belanda, tempat ini resmi diakui menjadi Desa.
Hingga saat ini, tiap tangal 10 bulan 10 di tiap tahunnya, oleh pemerintah desa Demuk bersama warga masyarakat diperingati sebagai Hari Jadi Desa Demuk. "Perlu diketahui desa Demuk adalah satu-satunya desa di Kabupaten Tulungagung yang sudah menemukan hari jadinya.
#sejarah #tulungagung #demit #ngamuk
Silahkan Klik Link berikut Untuk mendukung, bekerjasama dan Mengikuti Sosial media kami
Instagram : / viperkediri
Facebook Page : / viper-kediri-106455677532704
Semoga Bermanfaat dan menambah referensi keilmuan bagi kita semua,
saring dan ambil yang positif, tinggalkan yang negatif.
dukung juga channel kami lainnya dengan menekan tombol subscribe / atmosfermerdekatv