Перейти к содержимому

KARANIYA METTA SUTTA

Shaka Channel

0:00 / 0:00

KARANIYA METTA SUTTA

118 663 просмотра · 6 лет назад
Shaka Channel
1,27 тыс. подписчиков
118 663 просмотра · 6 лет назад
KARAṆĪYA METTĀ SUTTA (Sutta tentang Cinta Kasih) Pemimpin Puja Bakti : Handa mayaṁ karaṇīyamettāsuttaṁ bhaṇāma se. Marilah kita membaca sutta tentang kewajiban dan cinta kasih. Bersama-sama : 1) Karaṇīyamatthakusalena Yantaṁ santaṁ padaṁ abhisamecca: Sakko ujū ca suhujū ca Suvaco cassa mudu anatimānī. 2) Santussako ca subharo ca Appakicco ca sallahukavutti, Santindriyo ca nipako ca Appagabbho kulesu ananugiddho. 3) Na ca khuddaṁ samācare kiñci Yena viññū pare upavadeyyuṁ. Sukhino vā khemino hontu Sabbe sattā bhavantu sukhitattā. 4) Ye keci pāṇabhūtatthi Tasā vā thāvarā vā anavasesā, Dīghā vā ye mahantā vā Majjhimā rassakā aṇukathūlā. 5) Diṭṭhā vā ye va adiṭṭhā Ye ca dūre vasanti avidūre, Bhūtā vā sambhavesī vā Sabbe sattā bhavantu sukhitattā. 6) Na paro paraṁ nikubbetha Nātimaññetha katthaci naṁ kiñci, Byārosanā paṭīghasaññā Nāññamaññassa dukkhamiccheyya. 7) Mātā yathā niyaṁ puttaṁ Āyusā ekaputtamanurakkhe, Evampi sabbabhūtesu Mānasambhāvaye aparimāṇaṁ. 8) Mettañca sabbalokasmiṁ Mānasambhāvaye aparimāṇaṁ, Uddhaṁ adho ca tiriyañca Asambādhaṁ averaṁ asapattaṁ. 9) Tiṭṭhañcaraṁ nisinno vā Sayāno vā yāvatassa vigatamiddho, Etaṁ satiṁ adhiṭṭheyya Brahmametaṁ vihāraṁ idhamāhu. 10) Diṭṭhiñca anupagamma Sīlavā dassanena sampanno, Kāmesu vineyya gedhaṁ, Na hi jātu gabbhaseyyaṁ punaretīti. 1) Inilah yang patut dikerjakan oleh ia yang tangkas dalam hal yang berguna, yang mengantar ke jalan kedamaian: sebagai orang yang cakap, jujur, tulus, mudah dinasihati, lemah lembut, tidak sombong; 2) Merasa puas atas yang dimiliki, mudah dirawat, tidak repot, bersahaja hidupnya, berindria tenang, penuh pertimbangan, sopan, tak melekat pada keluarga-keluarga. 3) Tidak berbuat kesalahan walaupun kecil yang dapat dicela oleh Para Bijaksana, senantiasa bersiaga dengan ujaran cinta kasih: 'Semoga semua makhluk berbahagia dan tenteram. Semoga semua makhluk hidup bahagia.' 4) Makhluk hidup apa pun yang ada, yang goyah dan yang kokoh tanpa kecuali, yang panjang atau yang besar, yang sedang, pendek, kecil, kurus atau pun yang gemuk. 5) Yang tampak atau pun yang tak tampak, yang berada jauh atau pun dekat, yang telah menjadi atau pun yang belum menjadi, semoga mereka semua hidup bahagia. 6) Tak sepatutnya yang satu menipu yang lainnya, tidak menghina siapa pun dimana juga, dan, tak selayaknya karena marah dan benci, mengharap yang lain celaka. 7) Sebagaimana seorang ibu mempertaruhkan jiwa melindungi putra tunggalnya, demikianlah terhadap semua makhluk, kembangkan pikiran cinta kasih tanpa batas. 8) Cinta kasih terhadap makhluk di segenap alam, patut kembangkan tanpa batas dalam batin, baik ke arah atas, bawah, dan di antaranya, tidak sempit, tanpa kedengkian, tanpa permusuhan. 9) Selagi berdiri, berjalan atau duduk, ataupun berbaring, sebelum terlelap, sepatutnya ia memusatkan perhatian ini, yang disebut sebagai: 'Berdiam dalam Brahma. 10) Ia yang mengembangkan metta, tak berpandangan salah, teguh dalam sila dan berpengetahuan sempurna, dan melenyapkan kesenangan nafsu indria, tak akan lahir dalam rahim lagi.