Baru jadi direktur cabang, ibu mertua menuntut Rp25 juta/bulan atau aku harus menceraikan putranya.!
Rahasia Rasa
0:00 / 0:00
Baru jadi direktur cabang, ibu mertua menuntut Rp25 juta/bulan atau aku harus menceraikan putranya.!
1 481 просмотр · 12 часов назад
Rahasia Rasa
2,43 тыс. подписчиков
1 481 просмотр · 12 часов назад
Baru Diangkat Menjadi Direktur Cabang, Ibu Mertuaku Menuntut Rp25 Juta Setiap Bulan atau Aku Harus Menceraikan Putranya! Seminggu Kemudian, Dia Berlutut Memohon Maaf!*
Tari Larasati baru saja diangkat menjadi Direktur Cabang sebuah perusahaan alat kesehatan di Jakarta dan menerima bonus Rp200 juta. Namun, kebahagiaannya langsung hancur ketika ibu mertuanya, Darmiyati, menuntut uang Rp25 juta setiap bulan. Jika menolak, Tari harus menceraikan suaminya, Dimas. Yang lebih menyakitkan, Dimas justru mendukung ibunya.
Setelah enam tahun menjadi tulang punggung keluarga, Tari akhirnya sadar bahwa dirinya hanya dianggap sebagai mesin ATM. Ia pun menyetujui perceraian dan meninggalkan rumah malam itu juga.
Namun, keluarga mantan suaminya belum puas. Tari difitnah hingga jabatannya diturunkan, sementara sebuah pinjaman besar atas namanya ternyata dibuat menggunakan dokumen dan tanda tangan palsu. Bahkan, mereka menyewa preman untuk meneror Tari dan menyebarkan video fitnah demi menghancurkan kariernya.
Tari tidak tinggal diam. Dengan bantuan kepala bagian hukum perusahaan, ia mengungkap bahwa Dimas terlilit utang akibat investasi bodong dan sengaja menjebaknya agar menjadi penanggung utang. Rina, mantan asistennya yang bersekongkol dengan keluarga Dimas, juga terbukti mencuri data perusahaan untuk menyebarkan fitnah.
Dalam sebuah pertemuan yang telah direncanakan, Tari berhasil membuat mereka mengakui perbuatan sendiri. Bukti rekaman, catatan sistem, dan tanda tangan palsu akhirnya membongkar seluruh kejahatan mereka. Tari pun mendapatkan kembali jabatan Direktur Cabang, sedangkan Rina dipecat dan keluarga Dimas harus menghadapi penyelidikan hukum.
Seminggu kemudian, Darmiyati datang dengan tubuh lelah dan berlutut di depan Tari sambil menangis.
“Nak, Ibu tahu Ibu salah. Maafkan Ibu.”
Namun, apakah Tari akan memaafkan orang-orang yang telah menghancurkan hidupnya selama enam tahun? Ataukah ia akan menutup pintu untuk selamanya dan membiarkan mereka menanggung akibat perbuatannya?
❤️ Jangan lupa LIKE, KOMENTAR, dan SUBSCRIBE untuk mengikuti kisah drama keluarga penuh pengkhianatan, perjuangan, dan balasan karma!
#DramaKeluarga #MertuaKejam #Perceraian #PengkhianatanSuami #BalasanKarma #DirekturCabang #DramaIndonesia