Dari Uang Jajan Rp80rb ke JUARA 1 NASIONAL! Perjalanan Doc Kep Vitaflow Flowerhorn
Lentera Tiga
0:00 / 0:00
Dari Uang Jajan Rp80rb ke JUARA 1 NASIONAL! Perjalanan Doc Kep Vitaflow Flowerhorn
16 263 просмотра · 1 год назад
Lentera Tiga
14,2 тыс. подписчиков
16 263 просмотра · 1 год назад
"Jujur kalau mau menang!". Itulah prinsip hidup yang selalu dipegang teguh oleh dr. Kevin Anggana Chandra atau karib disapa Doc Kep di dunia per-louhan-an. Doc Kep merupakan dokter aktif yang menjadi "pemain" Louhan sekaligus owner untuk brand Vitaflow Flowerhorn Factory, di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Baginya, "Jujur itu sangat penting dan pasti berbuahkan hasil. Walaupun orang jujur kalah di posisinya sekarang, tapi tidak ada ceritanya orang jujur kalah di ending story."
Berawal dari sang ayah, "Kevin muda" sudah mengenal ikan Louhan sejak duduk di bangku kelas 3 SMP. Menariknya, sang ayah mengiming-imingi bakal membelikan ikan di Pasar Kartini atau burung di Pasar Pramuka agar Kevin mau rajin beribadah. Tapi, justru dari situlah, ikhwal perjalanan owner Vitaflow Flowerhorn Factory di ikan Louhan dimulai. Saat itu, Doc Kep bersama sang ayah baru memelihara 5-10 ekor Louhan.
Berlanjut, di tahun 2002, Louhan mengalami fase decline (penurunan), bahkan tidak sedikit yang dibuang ke Danau Sunter. Di masa itu, Kevin memilih memelihara ikan-ikan kecil atau ikan aquascape. Tapi, kecintaan pemilik brand Vitaflow Flowerhorn Factory ini pada Louhan kembali tumbuh, hingga akhirnya "Kevin muda" mencoba membeli Louhan secara mandiri. Uang jajan pun ia kumpuli agar bisa membeli ikan Louhan di Pasar Kartini. Target mengumpulkan uang untuk bisa membeli Louhan seharga Rp150 ribu saat itu sebenarnya belum tercapai, karena Kevin hanya bisa menabung Rp80 ribu.
Siapa sangka, bak gayung bersambut, penjual bernama Koh Ronny tetap menerima pembayaran dari Kevin saat itu. Setelah Louhan terbeli, Kevin mulai mengrooming dan mencoba memasarkan di Kaskus atau Toko Bagus, marketplace online yang sangat booming di era itu. Hasilnya... Louhan yang owner Vitaflow Flowerhorn Factory ini pasarkan laku Rp250 ribu, atau terjadi margin keuntungan yang sangat lumayan besar. Dari situ, Doc Kep mulai serius "bermain" Louhan, juga mengikuti kontes di 2010 yang berbuah juara pertama baginya untuk tingkat nasional.
Oh ya... Ada yang menarik dari pemilihan nama brand Vitaflow Flowerhorn Factory, di mana Vitaflow sendiri merupakan singkatan dari vitamin flowerhorn. Sekadar diketahui, Vitaflow merupakan vitamin yang diracik Doc Kep agar Louhan menjadi nafsu makan, menjaga imun Louhan untuk tetap fit atau sehat. Sementara untuk logonya dibuat se-simple mungkin yang menggambarkan ikan Louhan, dengan gradasi warna merah, orange, dan kuning.
Seperti apa perjalanan lengkap sosok dr. Kevin Anggana Chandra atau Doc Kep di dunia per-louhan-an? Simak videonya berikut ini.
Bantu subscribe, like, share, and comment ya. Terimakasih.
Salam,
Lentera Tiga
Alamat dan Nomor Kontak Narsum:
VITAFLOW FLOWERHORN FACTORY
dr. Kevin Anggana Chandra (Doc Kep) | Owner
Jalan Sunter Karya Barat Blok H2 No. 37, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Belakang sunter mall), Kode Pos 14350
Facebook : Doc Kep (kevin.anggana)
Instagram : V I T A F L O W (@vitaflowindonesia)
Follow Instagram
/ lentera_tiga
Tonton Juga Video Lainnya:
DRIVER OJOL CETAK LOUHAN BERKUALITAS
• 4 Tahun DARI OJOL ke Juara Internasional: ...
BUKAN CUMA TANAMAN, LOUHAN JUGA BONSAI
• Nekat! Resign dari Perusahaan Rokok Ternam...
PERBEDAAN LOUHAN CENCU VS KAMFA
• Jangan Sampai Keliru! Ini Perbedaan Louhan...
BREEDING LOUHAN SISTEM KERONJONG
• Gampang-Gampang Rumit, Cara Breeding Louha...
#louhan #vitaflowflowerhorn #flowerhorn #louhanindonesia #vitaflowflowerhornfactory #ikanlouhan #louhanfish #flowerhornfish #flowerhornindonesia #flowerhornlover #pembudidayalouhan #budidayalouhan #kisahsukses #suksesbisnis #kisahinspiratif #ikanhias #ikanhiasairtawar #bisnislouhan #louhankamfa #louhancencu #lenteratiga #dockep #cencuindonesia #fypシ #aquarium #fypシ゚viral #ikanhias #viral #ikan #viralvideo #aquascape