Press Conference Ekspos Hasil Pemeriksaan dan Temuan Beras Fortifikasi
Kementerian Pertanian RI
0:00 / 0:00
Press Conference Ekspos Hasil Pemeriksaan dan Temuan Beras Fortifikasi
10 994 просмотра · Трансляция закончилась 3 недели назад
Kementerian Pertanian RI
238 тыс. подписчиков
10 994 просмотра · Трансляция закончилась 3 недели назад
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang memanfaatkan program pangan afirmatif sebagai ladang komersial dengan mengorbankan masyarakat yang seharusnya menerima manfaat.
Penegasan tersebut disampaikan Mentan Amran menyusul temuan beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar kandungan gizi sebagaimana klaim pada label kemasan.
Dari 27 merek beras yang beredar dengan klaim fortifikasi, sebanyak 25 merek ditemukan tidak memenuhi standar setelah dilakukan pengujian melalui empat laboratorium, yakni Laboratorium IPB Bogor, Laboratorium BRMP, Saraswanti Indo Genetech, dan Eurofins Angler Biochemlab.
Padahal, program fortifikasi pangan memiliki tujuan penting untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak dengan indikasi stunting, ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat kurang mampu.
Mentan Amran menegaskan, tujuan tersebut tidak boleh diselewengkan demi keuntungan komersial. Terlebih, beras yang mengklaim sebagai produk fortifikasi justru ditemukan dijual dengan harga jauh lebih tinggi dibandingkan harga acuan pemerintah.
Kementerian Pertanian bersama Polri pun terus melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut. Asesmen, verifikasi, dan pengujian ilmiah dilakukan untuk memastikan adanya pelanggaran serta menelusuri rantai distribusi dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Apabila ditemukan unsur pidana, proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan. Sementara itu, izin edar terhadap produk yang terbukti tidak memenuhi persyaratan akan dicabut dan produknya ditarik dari peredaran.
Pemerintah memastikan pengawasan terhadap pangan akan terus diperkuat agar setiap produk yang beredar memenuhi standar keamanan, mutu, dan kandungan gizi yang dijanjikan.
Karena program pangan seharusnya menjadi jalan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat, bukan celah untuk meraup keuntungan dengan mengorbankan konsumen.
#BerasFortifikasi #KawalPangan #KementerianPertanian