Перейти к содержимому

Proyek Infrastruktur Marak, Dedi Mulyadi Minta Maaf Atas Kemacetan dan Debu di Jalan Pasteur

Drive Bandung

0:00 / 0:00

Proyek Infrastruktur Marak, Dedi Mulyadi Minta Maaf Atas Kemacetan dan Debu di Jalan Pasteur

692 просмотра · 5 дн. назад
Drive Bandung
94 подписчика
692 просмотра · 5 дн. назад
JABARNEWS | BANDUNG – Pembangunan infrastruktur yang berlangsung di sejumlah wilayah Jawa Barat mulai berdampak pada aktivitas warga. Penyempitan ruas jalan hingga paparan debu menjadi keluhan yang muncul, salah satunya di kawasan Pasteur, Kota Bandung. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak pekerjaan konstruksi tersebut. Baca Juga: Ade Yasin Kaget, Data Kasus Kematian Covid-19 Tak Sinkron, Kok Bisa? Menurut Dedi, pembangunan saat ini mencakup sejumlah fasilitas publik, mulai dari perbaikan jalan hingga penataan trotoar. Namun, proses pengerjaan di lapangan tidak sepenuhnya bisa dilakukan tanpa mengganggu arus kendaraan. Salah satu titik yang terdampak berada di Jalan Dr. Djunjunan atau kawasan Pasteur. Pengerjaan pembetonan jalan dan penataan trotoar di jalur utama tersebut membuat kapasitas ruas jalan berkurang dan berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. Baca Juga: Dedi Mulyadi Pastikan Beri Santunan Korban Longsor Tambang Gunung Kuda Selain kemacetan, aktivitas konstruksi juga menimbulkan debu, terutama karena kondisi cuaca yang memasuki musim kemarau. “Saya mohon maaf ya, ada keluhan di Pasteur, ada pembangunan trotoar dan pembangunan jalan. Ada keluhan debu dan sejenisnya karena memang musim kemarau. Pembangunan yang terus dilakukan pasti ada dampaknya,” kata Dedi, Rabu (30/9/2026).