Перейти к содержимому

Polresta Sidoarjo Bongkar Dugaan Penipuan Online Lintas Negara, Delapan WNA Vietnam Diamankan

News Patroli tv2

0:00 / 0:00

Polresta Sidoarjo Bongkar Dugaan Penipuan Online Lintas Negara, Delapan WNA Vietnam Diamankan

88 просмотров · 8 дн. назад
News Patroli tv2
187 подписчиков
88 просмотров · 8 дн. назад
#Polresta Sidoarjo membongkar dugaan praktik penipuan online lintas negara yang melibatkan delapan warga negara asing (WNA) asal Vietnam. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan delapan tersangka di sebuah vila di Kota Batu, Jawa Timur, beserta puluhan barang bukti berupa telepon seluler, laptop, dan dokumen yang diduga berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut. #Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (28/10/2026), yang dipimpin Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Condro Putra. #Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Condro Putra menjelaskan, pengungkapan perkara bermula dari informasi mengenai dugaan aktivitas sejumlah warga negara asing yang dicurigai melakukan pelanggaran hukum di Indonesia. #Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Sidoarjo. Hasil pengembangan mengarah pada sebuah vila di wilayah Kota Batu, tempat delapan WNA Vietnam akhirnya diamankan. #“Berdasarkan informasi yang kami terima, kami kemudian melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak imigrasi di wilayah Sidoarjo. Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan delapan orang yang selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Bobby. #Administrasi Apartemen Penyelidikan kasus ini kemudian dikembangkan melalui koordinasi lintas negara dengan pihak imigrasi dan kepolisian Vietnam. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap dugaan tindak pidana yang menyasar korban di luar negeri. #Dari hasil pendalaman, para tersangka diduga menjalankan aksi penipuan dengan menyamar sebagai petugas administrasi apartemen. Mereka menawarkan bantuan terkait kebijakan emisi kendaraan bermotor yang berlaku di Vietnam, kemudian meminta korban mentransfer sejumlah uang ke Indonesia. #“Dari hasil pendalaman dan koordinasi dengan kepolisian Vietnam, kami menemukan adanya dugaan penipuan terhadap warga negara Vietnam. Para pelaku diduga menyamar sebagai petugas administrasi apartemen dan menawarkan bantuan terkait kebijakan emisi kendaraan bermotor di Vietnam, kemudian meminta korban mentransfer sejumlah uang ke Indonesia,” jelas Bobby. #Modus tersebut diduga digunakan untuk memperoleh keuntungan finansial dengan memanfaatkan kepercayaan korban terhadap pihak yang mengaku sebagai petugas administrasi.