Перейти к содержимому

Inovasi Strategi "STASIUN TERTIB" di TK Darussalam Kebumen

Umi Ilhamah

0:00 / 0:00

Inovasi Strategi "STASIUN TERTIB" di TK Darussalam Kebumen

65 просмотров · 9 дн. назад
Umi Ilhamah
65 просмотров · 9 дн. назад
Strategi “STASIUN TERTIB” adalah inovasi pembelajaran interaktif berbasis integrated dramatic play (permainan peran terintegrasi) yang memindahkan konteks sosial perkeretaapian ke dalam aktivitas harian kelas. Tema kereta api dan stasiun dipilih secara kontekstual karena dunia transportasi ini sangat dekat dengan imajinasi anak-anak, sekaligus memiliki logika sistematis yang sangat kuat: adanya rel yang teratur, batas aman peron, alur pembagian tiket, serta peran masinis yang memimpin perjalanan dengan aman. Secara operasional, STASIUN TERTIB diformulasikan ke dalam 7 pilar alur kegiatan terintegrasi: 1. S – Skenario Analogi Kereta: Pengenalan cerita analogi tentang pentingnya keteraturan perjalan rel dan stasiun. 2. T – Tiket & Garis Batas Antrean: Penyediaan media fisik berupa "Garis Kuning Peron" di lantai dan "Tiket Antrean Berpola". 3. A – Aturan Partisipatif: Penyusunan kesepakatan bersama secara eksplisit oleh seluruh anak. 4. S – Simulasi Main Peran: Pembentukan Pojok "Stasiun Mini" untuk memainkan peran Masinis, Petugas Loket, dan Penumpang. 5. I – Integrasi Rutinitas Harian: Penerapan alur antre berbasis sistem stasiun pada seluruh transisi kegiatan kelas. 6. U – Unjuk Refleksi Jurnal Diri: Kegiatan mengekspresikan evaluasi emosi pribadi melalui jurnal gambar harian. 7. N – Niat Kemitraan Orang Tua: Penyelarasan pembiasaan regulasi diri antara lingkungan sekolah dan keluarga.