Перейти к содержимому

JASMERAH: Theresa Zen - Ketjapi Malam

Ardhito Pramono

0:00 / 0:00

JASMERAH: Theresa Zen - Ketjapi Malam

136 191 просмотр · 9 лет назад
Ardhito Pramono
605 тыс. подписчиков
136 191 просмотр · 9 лет назад
. Merajut kalbu langit biru Tinggal lah detak damai hati terlagu Di hembus bayu sepoi larut Di hempas ombak ke tepian Terbahyang terang kan bundalamalama Teralun kita sukma lara Theresa Zen mengawali karirnya di kota Batavia pada awal tahun 1950. Penampilan pertamanya bertempat di sebuah hotel bernama Savoy Homman. Pada saat itu, beliau di iringi oleh sebuah orkes dipimpin seorang pianis berdarah Italia bernama "Rino Gasparini and His Combo". Lagunya “Biola Djiwaku” mengantarkan Theresa Zen menjadi Juara di ajang Lomba Bintang Radio (RRI) pada tahun 1958. Lagu-lagu nya yang terdengar 'orchestral' namun tetap tradisional membuat saya mengagumi sosok Theresa Zen. Pertama kali saya mendengar suara merdu beliau, ketika Om Iwan, anak kedua dari Theresa Zen, memutarkan versi pertama lagu “Sabda Alam” yang di ciptakan oleh Ismail Marzuki, salah satu lagu yang khusus beliau tulis untuk Theresa Zen. "Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah." Ir. Soekarno, 17 Agustus 1966 Video Editor: Fadly Sams Director: Ilham Aditama 1st AD: Imam Syafei VO: Acha Salim Visit & subscribe to my channel to see other videos Follow me: Instagram - @ardhitopramono Twitter - @dhitocks Snapchat - @dhitocks Booking: +62 811 197 3366 booking@sanscreative.id Manager: +62 878 8674 1010 business@sanscreative.id bimapramudia@gmail.com