Перейти к содержимому

🔴 LIVE - Kejutan Komisi II DPR & Ombudsman Blak-blakan Fakta Usai Heboh Temuan Lapas Mewah

MerdekaDotCom

0:00 / 0:00

🔴 LIVE - Kejutan Komisi II DPR & Ombudsman Blak-blakan Fakta Usai Heboh Temuan Lapas Mewah

11 718 просмотров · Трансляция закончилась 11 дн. назад
MerdekaDotCom
3,78 млн подписчиков
11 718 просмотров · Трансляция закончилась 11 дн. назад
MERDEKA.COM - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat dengar pendapat dengan Ombudsman di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (29/9). Adapun agenda rapat ialah mendengar laporan kinerja Ombudsman terkait layanan publik di seluruh Kementerian/Lembaga. Sebelumnya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi memaparkan tujuh poin hasil pemeriksaan sementara terkait dugaan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat. Laporan tersebut merupakan tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman RI di Lapas Cibinong pada Rabu 23 September 2026. Pertama, Mashudi mengatakan terdapat 16 unit rumah dinas atau mess pegawai di Lapas Cibinong. Dari jumlah tersebut, tiga unit telah tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN). Sementara itu, 13 unit lainnya berada di bantaran Sungai Ciliwung. Kedua, terkait temuan sejumlah barang di rumah dinas, seperti televisi, perabotan rumah tangga, sofa, springbed, dan kulkas, Mashudi berujar bahwa barang-barang tersebut merupakan milik pribadi Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban. Barang-barang tersebut dipastikan bukan fasilitas untuk warga binaan. Sedangkan bingkai foto atas nama warga binaan Jimmy Masrin disebut merupakan barang yang sebelumnya diamankan dalam kegiatan razia keamanan. Ketiga, Mashudi menjelaskan bangunan yang sebelumnya dinilai menyerupai penginapan kontainer di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Menurut dia, bangunan tersebut merupakan kantor operasional kegiatan penggemukan sapi yang dibangun melalui APBN 2026. Keempat, Mashudi merespons dugaan keberadaan simulator golf. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, fasilitas tersebut merupakan area yang sedang disiapkan menjadi loker. Kelima, Mashudi menerangkan mengenai lahan yang diduga menjadi tempat parkir. Menurut dia, lahan di area SAE tersebut merupakan lokasi alternatif ketika area parkir utama penuh. Keenam, Mashudi menepis ihwal keberadaan jalur tikus di Lapas Cibinong. Dia menyatakan tim gabungan tidak menemukan jalur tersebut setelah melakukan pemeriksaan dan pengecekan langsung. Terakhir, Mashudi menyebut bahwa status 13 bangunan rumah dinas yang berada di bantaran Sungai Ciliwung dan belum tercatat dalam SIMAK BMN masih dalam pendalaman. ------ #merdekadotcom MORE VIDEOS: https://video.merdeka.com/ Produced by https://www.merdeka.com KLN Apps ► http://www.kln.id/apps/ ---- Youtube ►    / merdekacomvideonews   Vidio ► https://www.vidio.com/@merdeka WhatsApp Channel ► https://whatsapp.com/channel/0029Va2a... Twitter ►   / merdekadotcom   Facebook ►   / mdkcom   Telegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate