KPK BIDIK AKTOR BARU KORUPSI ATR/BPN HGB, MAHFUD MD DESAK PRABOWO DORONG PERIKSA NUSRON WAHID
Tribun Singkawang
0:00 / 0:00
KPK BIDIK AKTOR BARU KORUPSI ATR/BPN HGB, MAHFUD MD DESAK PRABOWO DORONG PERIKSA NUSRON WAHID
9 279 просмотров · 8 часов назад
Tribun Singkawang
3,67 млн подписчиков
9 279 просмотров · 8 часов назад
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bekerja mengusut kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).
Lembaga antirasuah ini memastikan tim penyidik sedang fokus melengkapi alat bukti tambahan usai meningkatkan status perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo meminta publik memberikan ruang kepada penyidik untuk melakukan pendalaman secara leluasa.
KPK juga membuka kemungkinan memanggil pihak lain yang memiliki peran signifikan, termasuk Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
"Apakah kemudian nanti ada pihak-pihak lain yang diduga punya peran signifikan dalam kontruksi perkara tersebut, kita sama-sama tunggu perkembangannya. Kita berikan ruang bagi penyidik untuk terus melakukan pendalaman, sesuai ketentuan perundangan yang berlaku," kata Budi kepada wartawan pada Sabtu (19/9/2026).
Plt Direktur Penyidikan Achmad Taufik Husein menambahkan penjelasan terkait alasan belum adanya status tersangka untuk sang menteri, padahal penyidik sudah menjerat empat orang kepercayaannya.
Taufik menegaskan tim satgas harus berkejaran dengan waktu karena KPK hanya memiliki batas 1x24 jam untuk memeriksa 19 orang saat operasi tangkap tangan (OTT).
Penyidik membutuhkan waktu tambahan untuk merangkai fakta dari saksi-saksi dan mengumpulkan minimal dua alat bukti yang sah sebelum menetapkan tersangka baru.
Proses hukum yang terkesan lambat menyentuh Nusron Wahid ini memancing kritik tajam dari mantan Menkopolhukam Mahfud MD.
Mahfud menilai KPK takut memanggil politikus Partai Golkar tersebut karena posisinya sebagai menteri dan anak buah langsung presiden.
Ia menduga KPK sedang mengalami tekanan politik yang kuat atau sengaja menerapkan prosedur sopan santun politik dengan menunggu lampu hijau dari Istana sebelum memeriksa pejabat setingkat menteri.
Mahfud juga menolak mentah-mentah dalih Nusron yang mengaku tidak mengetahui skandal suap di kementeriannya.
Ia meyakini praktik korupsi ini berjalan terstruktur dan melibatkan pucuk pimpinan, apalagi penyidik menangkap langsung empat orang dekat sang menteri.
Dua tokoh nasional yaitu mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dan eks Menkopolhukam Mahfud MD mengaku tidak percaya bahwa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid tidak mengetahui soal kasus dugaan gratifikasi pembukaan blokir Hak Guna Bangunan (HGB) yang dilakukan pihak PT Summarecon Agung Tbk.
#FahdARafiq #skandal #korupsi #hgb #atr #bpn #nusronwahid #ahmaddoli #dprri #dpr #ottkpk #kpk #kpkterkini #politikindonesia #politiknasional #rapatdpr #anggotaDPR #kasuskpk #beritapolitik #beritaterkini #beritahariini #kpk #ottkpk #bpn #bpnbogor #hgb #kasushgb #korupsi #atrbpn #bogor #summarecon #nusronwahid
#beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia
Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/
Simak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topi...
Program: -
Host: -
Editor Video: kia
Uploader: -
Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Follow us:
Instagram: / tribunsingkawangofficial
Facebook: / tribunsingkawangupdate
Twitter: / tribunpontianak
TikTok: / tribunsingkawang
Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.