Перейти к содержимому

Penyakit hati ke 22 benci kebenaran - bagian ke-2

Yulian Roess

0:00 / 0:00

Penyakit hati ke 22 benci kebenaran - bagian ke-2

14 просмотров · 2 недели назад
Yulian Roess
30 подписчиков
14 просмотров · 2 недели назад
MENOLAK KEBENARAN: PENYEBAB, TANDA, DAN CARA MENGOBATINYA | Kajian Penyakit Hati — Lanjutan Mengapa seseorang sulit menerima kebenaran, meskipun mengetahui bahwa itu baik? Kajian ini membahas Karāhiyatul-Ḥaqq, yaitu penolakan terhadap kebenaran karena ego, kesombongan, hawa nafsu, atau kepentingan pribadi. Pembahasan meliputi: • Penyebab dan tanda-tanda hati yang menolak kebenaran. • Perbedaan antara mencari kejelasan dan berdebat demi kemenangan. • Contoh dalam keluarga, organisasi, dan kehidupan beragama. • Cara melatih kerendahan hati, menerima nasihat, dan mengakui kesalahan. Tanya jawab mencakup hidayah dan tanggung jawab manusia, amal sebagai bekal akhirat, Nabi Isa dalam QS Al-Mā’idah 5:116, pelajaran dari kisah Nabi Nuh, serta pentingnya memahami mukjizat Al-Qur’an melalui tadabur. “Hati yang sombong ingin dirinya selalu benar. Hati yang sehat hanya menginginkan agar kebenaran menjadi jelas.” Mari bermuhasabah: ketika berdiskusi, apakah kita mencari kebenaran atau sekadar mencari kemenangan?