Перейти к содержимому

Kalau Hidup Berakhir di Kematian, untuk Apa Kita Berjuang Menjadi Baik?

MAKNA TERSEMBUNYI ALKITAB

0:00 / 0:00

Kalau Hidup Berakhir di Kematian, untuk Apa Kita Berjuang Menjadi Baik?

83 просмотра · 2 недели назад
MAKNA TERSEMBUNYI ALKITAB
138 подписчиков
83 просмотра · 2 недели назад
Kalau pada akhirnya semua manusia akan mati, untuk apa kita berjuang menjadi baik? Untuk apa kita belajar, bekerja, mencintai, dan memaafkan? Santo Paulus menjawab pertanyaan mendasar ini dengan keyakinan: “Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati” (1Kor 15:20). Kata Yunani anástasis berarti kebangkitan, sementara kúma dalam bahasa Ibrani berkaitan dengan bangkit atau berdiri. Iman Kristen tidak menyangkal kenyataan kematian, kehilangan, dan air mata. Tetapi kebangkitan Kristus menyatakan bahwa kematian bukanlah kata terakhir. Karena itu, iman kepada kebangkitan bukan alasan untuk melarikan diri dari dunia. Justru kita dipanggil untuk terus berjalan, mencintai, bekerja, melayani, dan mengambil bagian dalam kehidupan. Mungkin ada sesuatu dalam hidup kita yang terasa “mati”: harapan, semangat, keberanian, pekerjaan, hubungan, atau bahkan kedekatan dengan Tuhan. Namun akhir sebuah peristiwa tidak selalu berarti akhir seluruh hidup kita. Hari ini, ambillah satu langkah kecil untuk bangkit dan berjalan lagi. Kristus telah bangkit. Maka, jangan biarkan satu kegagalan menjadi definisi seluruh hidup Anda. Bangkitlah. Berjalanlah lagi. Karena bagi orang yang percaya kepada Kristus, akhir tidak selalu berarti selesai. #MaknaTersembunyiAlkitab #Anastasis #Kuma #Kebangkitan #KristusBangkit #KebangkitanKristus #1Korintus15 #1Korintus1520 #Mazmur17 #Mazmur1715 #MorsNonEritUltra #Kematian #KehidupanKekal #Pengharapan #HarapanKristiani #ImanKristiani #YesusKristus #BangkitLagi #BangkitDanBerjalan #JanganMenyerah #HarapanBaru #RefleksiIman #RenunganHarian #RenunganKristiani #SabdaTuhan #Alkitab #GerejaKat