Перейти к содержимому

16 | FARcast Keajaiban Karst Gunungkidul! Empon-Empon Sri Agung Siap Tembus Pasar Arab Saudi🌿🇸🇦

Podcast Griya Farsijana Laku Nyawiji Bumi

0:00 / 0:00

16 | FARcast Keajaiban Karst Gunungkidul! Empon-Empon Sri Agung Siap Tembus Pasar Arab Saudi🌿🇸🇦

138 просмотров · 11 дней назад
Podcast Griya Farsijana Laku Nyawiji Bumi
10 подписчиков
138 просмотров · 11 дней назад
Selamat datang di FARcast Griya Farsijana: Laku Nyawiji Bumi - Episode 16! Kali ini, Farsijana Adeney-Risakotta Ph.D mengajak kita kembali mengunjungi Sri Agung, sebuah UMKM tangguh di Kalurahan Bleberan, Kapenewon Playen, Gunungkidul. Kunjungan ini terasa seperti pulang ke rumah, memanggil kembali memori sarasehan besar yang pernah digelar di rumah Sri Agung pada tanggal 9 Juli 2026 yang juga menghadirkan Bupati dan Ketua DPRD Gunungkidul untuk membawa herbal lokal menembus pasar haji di Arab Saudi. Dalam perjalanan ke kebun dan hutan kali ini, Ibu Farsijana menyaksikan langsung sebuah keajaiban alam. Tanah karst Gunungkidul yang mengeras seperti batu di musim kemarau panjang, ternyata menyimpan berkah luar biasa. Alam justru mengeringkan empon-empon secara alami di dalam tanah, menghasilkan konsentrat herbal yang pekat, berkualitas premium, dan beraroma sangat harum saat dipanen. Mulai dari jahe merah, kunyit, temulawak, hingga kunir mangga. Tidak hanya itu, Ibu Farsijana juga dikejutkan oleh hasil panen umbi singkong yang berukuran sangat besar sebagai bahan baku tiwul bakar. Hasil ini bahkan jauh melampaui ukuran singkong yang beliau panen saat merayakan Kemerdekaan RI 17 Agustus lalu di Berbah, Sleman (lihat episode 12, FARcast Griya Farsijana Laku Nyawiji Bumi). Di balik kesuksesan ini, ada peran luar biasa dari Ibu Sri Kustini sebagai pemimpin akar rumput. Beliau berhasil menggerakkan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Sri Agung untuk bahu-membahu memanfaatkan lahan resmi dari Dinas Kehutanan DIY. Sebuah potret kolaborasi hulu-hilir yang sangat harmonis antara pemerintah dan pelaku usaha kecil. Sebagai pengawas di Koperasi Konsumen Griya Jati Rasa, Ibu Farsijana menegaskan komitmen lembaga dalam mengawal anggotanya. Melalui Yayasan dan Koperasi Griya Jati Rasa, langkah advokasi terus diperjuangkan demi lahirnya Peraturan Bupati (Perbup) yang mengawal Perda Gunungkidul No. 10 Tahun 2025 tentang Perlindungan Produk Lokal. Perlindungan hukum ini krusial agar produk ekspor herbal jemaah haji asal Indonesia ini memiliki payung hukum yang kuat. Melihat hamparan lahan yang luas, kualitas bahan baku yang istimewa, serta semangat yang menyala dari ibu-ibu KWT dan KTH Sri Agung, Ibu Farsijana mengaku sangat optimis: Gunungkidul siap menjadi pilar utama penyuplai herbal atas nama Indonesia di Tanah Suci. Simak obrolan lengkap dan perjalanan inspiratif kami di video ini! Jangan lupa untuk Like, Comment, Share, dan Subscribe saluran ini untuk terus mendukung pergerakan UMKM lokal dari akar rumput. Griya Farsijana: Laku Nyawiji Bumi. Menyatu dengan alam, berdaya bersama masyarakat. #griyafarsijanalakunyawijibumi #sriagung #griyajatirasa #bupatigunungkidul #kelorherbal #ketuadprdgunungkidul #FARcast #UMKMGunungkidul #EmponEmponEkspor #KWT #KelompokTaniHutan #TanahKarst #PerlindunganProdukLokal #TiwulBakar #HerbalHaji