Перейти к содержимому

Barantin Tolak 30 Ton Bawan Merah Busuk dan Berjamur Masuk Sulut

Karantina Sulawesi Utara

0:00 / 0:00

Barantin Tolak 30 Ton Bawan Merah Busuk dan Berjamur Masuk Sulut

28 просмотров · 3 дня назад
Karantina Sulawesi Utara
903 подписчика
28 просмотров · 3 дня назад
30 ton bawang merah asal Jakarta ditolak masuk ke Sulawesi Utara setelah komoditas tersebut ditemukan dalam kondisi busuk, berjamur, dan bertunas. Kondisi itu ditemukan petugas Karantina Sulawesi Utara saat melakukan pemeriksaan di Terminal Peti Kemas (TPK) Bitung, Rabu (23/9). Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan bawang merah dalam kondisi rusak. Petugas karantina kemudian mengambil tindakan penolakan dan mengembalikan komoditas tersebut ke daerah asal. Kepala Karantina Sulawesi Utara, Agus Mugiyanto menjelaskan bahea secara administratif bawang merah tersebut telah dilengkapi dokumen karantina dari daerah asal. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan fisik di tempat pemasukan, komoditas sudah rusak. Hal ini diduga berkaitan dengan kondisi penyimpanan selama perjalanan. Salah satu kemungkinan yang ditelusuri adalah adanya gangguan pada sistem pendingin kontainer sehingga suhu dan kelembapan di dalamnya tidak optimal. Kondisi bawang yang telah rusak dan ditumbuhi jamur menjadi perhatian petugas karantina karena dinilai berpotensi membawa organisme pengganggu tumbuhan Agus mengatakan pemeriksaan fisik tetap diperlukan meskipun komoditas telah mengantongi dokumen dari daerah asal. Pemeriksaan di tempat pemasukan dilakukan untuk memastikan kondisi aktual media pembawa saat tiba di daerah tujuan. Tindakan karantina ini merupakan bagian dari upaya mencegah masuk dan tersebarnya organisme pengganggu tumbuhan yang dapat mengancam sektor pertanian di Sulawesi Utara. #KarantinaSulawesiUtara #PelindunganMaksimalPelayananOptimal