Pendakian Bukit Premium
Harnik Dy
0:00 / 0:00
Pendakian Bukit Premium
51 просмотр · 1 месяц назад
Harnik Dy
122 подписчика
51 просмотр · 1 месяц назад
Menikmati Pagi di Puncak Bukit Premium 🤗
Alarm berbunyi saat sebagian besar orang masih terlelap. Sekitar pukul 04.30 WIB, kami berangkat dari Surabaya menuju Tosari via Nongkojajar. Jalanan yang lengang membuat perjalanan terasa menyenangkan. Memasuki kawasan pegunungan Pasuruan, udara berubah semakin dingin, sementara kabut tipis mulai menyelimuti perkebunan dan perkampungan di sepanjang jalan.
Sesampainya di Desa Kandangsari, perjalanan sesungguhnya dimulai. Dengan ransel di punggung dan semangat yang masih penuh, kami menyusuri jalur pendakian menuju Bukit Premium. Trek yang didominasi tanjakan tanah dan jalan setapak cukup menguras tenaga, tetapi setiap langkah selalu ditemani udara pegunungan yang segar dan pemandangan hijau yang menenangkan.
Semakin mendekati puncak, rasa lelah perlahan berubah menjadi rasa takjub. Di hadapan kami terbentang hamparan bukit-bukit hijau yang bergelombang, dipisahkan oleh lembah-lembah luas. Lanskapnya begitu indah hingga tak sedikit orang menyebut Bukit Premium sebagai “Sumba-nya Jawa Timur”. Rasanya seperti sedang berdiri di padang savana yang luas, dengan angin yang berembus lembut dan langit biru yang seolah tak berujung.
Kejutan lainnya adalah Gunung Semeru tampak berdiri megah di kejauhan. Dari puncaknya terlihat kepulan asap putih yang perlahan membumbung ke langit—pemandangan yang sederhana, tetapi begitu mengesankan. Melihat gunung tertinggi di Pulau Jawa dari kejauhan memberikan rasa syukur sekaligus kekaguman akan keindahan alam Indonesia.
Tak lengkap rasanya mendaki tanpa menikmati hidangan sederhana di puncak, semangkuk Indomie, ditemani secangkir kopi dan teh hangat, terasa jauh lebih nikmat dibandingkan makan di mana pun. Sambil menikmati sarapan sederhana itu, kami duduk memandangi hamparan bukit, sesekali berbincang, tertawa, dan mengabadikan momen dengan kamera.
Waktu terasa berjalan begitu cepat. Setelah puas menikmati keindahan Bukit Premium, kami pun berkemas dan mulai menuruni jalur menuju Kandangsari. Langkah pulang memang terasa lebih ringan, tetapi hati rasanya masih enggan meninggalkan pemandangan yang begitu memesona.
Perjalanan kembali ke Surabaya menjadi penutup petualangan hari itu. Meski tubuh lelah, hati terasa penuh. Bukit Premium bukan hanya tentang mencapai puncak, melainkan tentang menikmati setiap langkah perjalanan, menyaksikan Semeru yang mengepulkan asap di kejauhan, memandang bukit dan lembah bak lukisan alam, serta merasakan bahwa semangkuk Indomie hangat di atas gunung bisa menjadi hidangan paling istimewa yang pernah ada 💝