Перейти к содержимому

OTT KPK Dugaan Korupsi ATR/BPN, Ini Respons AHY-Ahmad Doli hingga Pernyataan Nusron Wahid! | PARASOT

KOMPASTV

0:00 / 0:00

OTT KPK Dugaan Korupsi ATR/BPN, Ini Respons AHY-Ahmad Doli hingga Pernyataan Nusron Wahid! | PARASOT

24 432 просмотра · 14 ч назад
KOMPASTV
20 млн подписчиков
24 432 просмотра · 14 ч назад
JAKARTA, KOMPASTV - KPK menetapkan 8 tersangka dalam operasi tangkap tangan atau OTT terkait dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 19 orang yang tersebar di wilayah Jabodetabek pada Senin, 14 September 2026. Plt Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein mengatakan, OTT tersebut berawal dari kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan KPK setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan ATR/BPN. KPK menyebut total barang bukti yang diamankan dalam OTT ATR/BPN mencapai sekitar Rp106,3 miliar, baik dalam bentuk uang tunai maupun dana di rekening. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, KPK masih mendalami keterangan dan peran masing-masing pihak sebelum menentukan status hukum 17 orang tersebut. OTT KPK tersebut berkaitan dengan proses pengurusan HGB di wilayah Kabupaten Bogor. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menyatakan telah mengetahui informasi mengenai kadernya yang terjerat kasus korupsi HGB. Golkar menghormati proses hukum dan mendorong KPK mengusut kasus ini hingga tuntas. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono buka suara soal kasus korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian ATR, BPN. AHY bilang menghormati proses hukum yang tengah berjalan dan meminta publik memberi waktu untuk kejelasan kasus tersebut. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menghormati proses hukum menyusul Operasi Tangkap Tangan yang menjerat 8 orang pegawai Kementerian ATR/BPN. Hal ini disampaikan Nusron saat ditemui di kantornya pada Jumat (18/9/2026). Nusron mengatakan bahwa dirinya menghormati proses penegakan hukum. #korupsi #atrbpn #kpk #nusronwahid Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691475...