Jalan menuju bendungan lausimeme medan delitua
Medan Indonesia
0:00 / 0:00
Jalan menuju bendungan lausimeme medan delitua
234 просмотра · 1 день назад
Medan Indonesia
533 подписчика
234 просмотра · 1 день назад
https://saweria.co/medanterbang
Pada tanggal 17 september 2026, bendungan lau simeme ditutup dan dialirkan airnya.
bukan karena rusak, melainkan untuk memulai tahap pengisian awal air atau sering kita kenal dengan bahasa initial impounding.
Berikut adalah alasan dan penjelasan lengkap di balik penutupan aliran sungai untuk pengisian bendungan ini.
Tahap Pengisian Awal atau Impounding.
Penutupan aliran sungai dilakukan untuk proses penutupan terowongan pengelak atau plugging. sehingga air mulai tertampung dan membasahi area waduk bendungan secara bertahap.
Fase Menuju Operasi Penuh.
Meskipun tubuh bendungan telah rampung dan diresmikan pada Oktober 2024, pengisian air baru bisa dilaksanakan setelah evaluasi keselamatan pasca gempa selesai serta infrastruktur pendukung seperti jembatan warga di sekitar lokasi aman.
Manfaat Utama.
Penampungan air ini bertujuan mengaktifkan fungsi utama bendungan, yaitu sebagai pengendali banjir untuk wilayah Kota Medan dan Deli Serdang, penyediaan air baku, serta irigasi pertanian.
Lantas apa sih dampaknya jika bendungan lausimeme ini ditutup?.
Kita akan membahas dampak positif maupun negatifnya.
Sebenarnya Initial Impounding atau tahap pengisian awal bendungan ini sudah dijadwalkan dari agustus tahun 2026.
Tapi di undur karena adanya gempa bumi, guna melakukan audit keselamatan struktur untuk memastikan bendungan benar-benar aman.
Konstruksi fisik utama tubuh bendungan senilai 1 koma 65 triliun rupiah ini telah rampung. Saat ini, pekerja berfokus pada penutupan terowongan pengelak. pemasangan pipa pesat, serta penyelesaian rumah katup di area outlet bendungan.
Dan kini Jembatan baru telah dibangun untuk mengantisipasi keterisolasian desa sekitar waduk saat air terisi penuh.
Dampak Negatif & Tantangan Sosial di Area Hulu.
Perubahan Akses Transportasi yaitu Pengisian penuh waduk berpotensi memutus akses langsung jalan darat antardesa, sehingga warga sangat bergantung pada jembatan penghubung baru yang disediakan pemerintah.
Isu Sosial dan Lahan yaitu Proyek ini berdampak langsung pada 6 desa, seperti Desa Kuala Dekah, Sari Laba Jahe, dan sekitarnya. berupa hilangnya sebagian lahan pertanian warga. Proses ganti rugi tanah dan penataan sosial ekonomi warga terdampak masih terus dikawal agar meminimalisir kerugian di tingkat masyarakat lokal.
Dampak Lingkungan Loka yaitu Terjadi perubahan ekosistem sungai setempat, seperti terhambatnya migrasi spesies ikan lokal dan penurunan kesuburan tanah di area yang tertutup genangan air.
Seperti yang kita lihat, saat penutupan bendungan wisata pemandian alam si biru biru mengering.
Dan tidak ada pengunjung yang mengunjungi tempat ini sementara waktu.
Tapi penutupan bendungan ini juga memiliki dampak positif bagi Wilayah Hilir.
Mereduksi Risiko Banjir yaitu Bendungan ini diproyeksikan mampu mengurangi debit banjir Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang hingga 117 meter kubik per detik melalui sistem Kanal Deli–Percut.
Suplai Air Baku Skala Besar yaitu Menyediakan cadangan air baku sebesar 3000 liter per detik untuk kebutuhan rumah tangga melalui PDAM Tirtanadi dan Tirta Deli.
Irigasi & Ketahanan Pangan yaitu Mengalirkan pasokan air konstan guna mengairi lahan pertanian di wilayah Bandar Sidoras seluas 3082 hektar dan daerah Lantasan seluas 185 hektar.
Potensi Wisata dan Energi yaitu berpotensi menghasilkan listrik sebesar 1 Mega Wat, area genangan baru ini mulai dimanfaatkan warga sekitar untuk destinasi wisata dadakan dan budidaya perikanan. Bahkan saat sungai mulai disurutkan untuk pengisian waduk, ratusan warga sempat menggelar pesta panen ikan bersama.
Dan juga seperti yang kita lihat, sudah mulai banyak pelaku UMKM yang berjualan di pinggiran jalan waduk ini.
Itu sangat membantupertumbuhan ekonomi untuk masyarakat wilayah sekitar karena banyaknya pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan dari pinggiran waduk ini.
#kotamedan #bendungan #lausimeme #delitua #medan