FILM PENDEK “HUMA ITAH”
Amaldi Wilson Simare Mare
0:00 / 0:00
FILM PENDEK “HUMA ITAH”
342 просмотра · 2 нед. назад
Amaldi Wilson Simare Mare
6 подписчиков
342 просмотра · 2 нед. назад
Huma Itah berasal dari bahasa dayak Ngaju yang berarti “Rumah Kita”. Bukan sekadar tempat untuk pulang, tetapi ruang hidup yang menghubungkan manusia dengan hutan, lahan gambut, sungai, udara, dan kehidupan di dalamnya. Ketika satu bagian terluka, seluruh rumah ikut merasakan. Dari situlah kisah ini berangkat, dari karhutla yang terlalu sering dianggap sebagai masalah orang lain.
Di Kalimantan Tengah, lima anak muda, Yola, Ona, Hendri, Adi, dan Kayla, awalnya hanya menyaksikan karhutla melalui layar HP dan TV. Namun, asap perlahan menjadi nyata. Perkuliahan beralih menjadi PJJ, Ona sesak napas dan harus mengungsi ke rumah aman, sementara kebun karet keluarga Hendri ikut terbakar. Melalui liputan Kayla, mereka menyadari bahwa karhutla tidak berhenti pada api, tetapi merenggut kesehatan, mengganggu pendidikan, dan mengancam sumber penghidupan.
Menyadari bahwa menunggu api datang berarti sudah terlambat, mereka mulai bergerak dengan membagikan poster edukasi dan menyiapkan penanaman pohon. Sehari sebelum penanaman, kabar duka tentang Kayla datang. Namun, mereka memilih melanjutkan langkahnya.
Sebab Huma Itah adalah rumah bersama. Menjaganya tidak boleh menunggu kehilangan. Cegah, peduli, dan bergerak bersama.