MODAL 30 JUTA BISA PANEN 7 TON CABAI DI ATAS PASIR PANTAI PAKAI CARA MODERN
CapCapung
0:00 / 0:00
MODAL 30 JUTA BISA PANEN 7 TON CABAI DI ATAS PASIR PANTAI PAKAI CARA MODERN
29 382 просмотра · 1 дн. назад
CapCapung
2,12 млн подписчиков
29 382 просмотра · 1 дн. назад
Tanam cabai di pinggir pantai yang isinya cuma pasir asin sama angin kencang? Buat kebanyakan orang mungkin dianggap sangat susah, tapi buat Pak Agus dan warga Pantai Trisik, Kulon Progo, itu justru jadi sumber penghidupan satu kampung.
Selama 15 tahun, Pak Agus sudah khatam betul pahitnya jadi petani pesisir. Di video ini, kita bakal tahu bagaimana cara Pak Agus menyulap pasir pantai yang tandus jadi kebun cabai yang subur dan cabe berbuah lebat. Mulai dari cara unik nanam tanpa bikin bedengan, ngandelin campuran sekam dan kotoran ayam, sampai pakai sumur bor sedalam delapan meter buat pasokan air tiap hari.
Tapi, hidup di garis pantai itu jelas penuh tantangan. Ada cerita-cerita pahit di balik layar yang jarang tersorot, mulai dari ancaman tanaman rusak total gara-gara angin laut, abrasi pantai, sampai bikin sebagian petani terpaksa berhutang ke bank demi modal tanam lagi.
Hebatnya, warga di sini punya aturan main yang sangat kompak untuk bertahan. Di lahan seluas 250 hektar ini, mereka punya aturan kelompok yang disiplin. Kalau waktunya sterilisasi lahan, semuanya harus kompak mencabut tanaman cabai meskipun buahnya masih lebat, demi memutus rantai hama secara total. Dengan sistem sterilisasi lahan ini petani bisa panen melimpah.
Kekompakan itu juga berlanjut sampai urusan jual hasil panen. Lewat sistem lelang satu pintu, agar harga tetap stabil sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi ratusan buruh petik dari luar desa. Intinya, apa yang dibangun di Pantai Trisik ini bukan sekadar urusan cari untung, tapi bagaimana warga dan anak-anak muda setempat bisa terus hidup makmur di tanah kelahiran sendiri.
Penasaran dengan cerita lengkapnya? Tonton video lengkapnya ya, Pungs.
Endorse, liputan, undangan, dan kolaborasi hubungi ke:
WhatsApp : 0823-2468-0717
or email : admcapcapung@gmail.com