Перейти к содержимому

RRI NEWS | PEMBINAAN IBU RUMAH TANGGA PAPUA TENGAH DIHARAPKAN BERLANJUT JADI PELUANG USAHA

RRINET NABIRE

0:00 / 0:00

RRI NEWS | PEMBINAAN IBU RUMAH TANGGA PAPUA TENGAH DIHARAPKAN BERLANJUT JADI PELUANG USAHA

59 просмотров · 12 дней назад
RRINET NABIRE
3,5 тыс. подписчиков
59 просмотров · 12 дней назад
Kegiatan pembinaan ibu rumah tangga dan membangun ekonomi keluarga yang digelar Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana resmi ditutup, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Papua Tengah Agustinus Bagau. Rabu, 23 September 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut melibatkan ibu rumah tangga dan perwakilan dari tujuh kabupaten di Papua Tengah. Pembinaan diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengembangkan potensi usaha, termasuk memanfaatkan pangan lokal sebagai produk bernilai ekonomi. KETUA PANITIA PELAKSANA, ANIKE MOTE, mengatakan kegiatan mendapat respons positif dari para peserta. Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi modal penting agar pengetahuan yang diperoleh selama pembinaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Anike berharap pembinaan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat dilanjutkan oleh masing-masing kabupaten sehingga semakin banyak ibu rumah tangga yang memiliki peluang untuk mengembangkan usaha kecil maupun menengah. Ia menilai keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh peserta dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Sementara itu, dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Teguh Sumaryono, menjelaskan bahwa berbagai potensi pangan lokal dapat diolah menjadi produk usaha yang memiliki nilai jual. Dalam pembinaan tersebut, peserta tidak hanya diberikan pengetahuan mengenai pengolahan atau pemanfaatan pangan lokal, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai pola berusaha, menghitung keuntungan dan kerugian, serta melihat peluang pasar. Teguh mengatakan, usaha sederhana yang dikelola secara baik dapat menjadi peluang ekonomi bagi keluarga apabila dilakukan dengan perencanaan dan perhitungan yang tepat. Melalui pembinaan ini, pemerintah berharap para peserta dapat membawa pengetahuan yang diperoleh ke daerah masing-masing dan mulai mengembangkan usaha sesuai potensi yang tersedia, sehingga pemberdayaan perempuan juga dapat memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi keluarga di Papua Tengah.