QORI' QS. Al- Furqon ayat (61-69 )
ZAMAH SYARY
0:00 / 0:00
QORI' QS. Al- Furqon ayat (61-69 )
246 просмотров · 4 г. назад
ZAMAH SYARY
18 подписчиков
246 просмотров · 4 г. назад
SEKILAS PERANAN TAUSYIH
A. Tausyih dalam pembelajaran tilawah hanyalah sebatas acuan acoustics (pengetahuan penyuaraan) dari lagu-lagu arabi, bukan batasan-batasan nada variasi maupun improvisasi yang mengikat. Nada-nada yang ada dalam tausyih atau bait-bait syair dalam gerakan-gerakannya seperti gerakan holpen suara.
Yakni gerakan dalam frekuensi sekali atau dua kali, maupun triller suara yakni gerakan suara dalam frekuensi tiga atau empat kali gerakan tetap toleransi terhadap potensi gerakan suara pembaca.
Demikian pula nada-nada tinggi, sedang dan rendah yang relative panjang dalam kalimat-kalimat pada bait-bait syair juga tetap toleransi pada saat diterapkan pada ayat-ayat al-Quran sesuai kebutuhan yang dituntut oleh pembaca terutama dalam konteks lirik-lirik lagu untuk suatu ayat.
B. TAUSYIH 7 MAQAM TILAWAH
Setiap maqam, mulai dari awal maqam variasi-variasinya sampai nada jawabul jawab dikemas melalui bait-bait syair/tausyih yang ada pada tausyih yang dijadikan sebagai patokan dasar dan rambu-rambu yang memberikan gambaran tentang apa, bagaimana dan betapa variasi maqom yang di lantunkan
Adapun 7 Maqom Tilawah Seni Baca al-Quran.
Lagu-lagu tersebut dikemas dalam sejumlah Tausyih untuk mempermudah dalam mempelajarinya, macam-macam lagu tersebut terbagi menjadi 7 macam lagu yaitu:
Bayyati
Shoba
Nahawand
Hijaz
Rost
Sika
Jiharka.
Sekilas dengan uraiannya berikut:
Sementara itu di ilihat dari segi vocal suara irama didalam seni baca Al-Qur'an terbagi kedalam tiga katagori, Antara lain:
1. Naghom
Adalah vocal suara indah tunggal (tanpa diiringi alat musik), dan tidak terikat dengan not balok serta khusus dipergunakan untuk Tazyin As-Shout bi tilawah Al-Qur'an
2. Talhin
Yakni vocal suara indah dan tunggal yang "arobiyy Al-Qur'an, namun ada yang terkait dengan not balok, sehingga dipergunakan juga untuk selain Al-Qur'an, seperti Qoshidah, Nasyid dan lain-lain.
3. Tarannum
Yaitu vocal suara indah Al-Qur'an, namun suara ini ada juga yang mempergunakan alat musik, sehingga banyak terkait dengan not balok.
orang yang mempelajari Seni Baca Al-Qur'an (tarannum Al-Qur'an), karena kebanyakan tawsyih itu terikat dengan not-not yang telah tersusun
HUKUM DALAM MELAGUKAN ATAU MELAGAMKAN BACAAN AL-QUR'AN
Untuk membaca Al-Qur'an dengan jahr (suara keras), disunnahkan oleh Rosulullah SAW supaya dibaca dengan bagus dan memenuhi beberapa kriteria dibawah ini agar tidak menimbulkan berbeda arti dari pengucapan makhraj yang salah diantaranya :
1. Bagus bacaannya
2. Bagus Tajwidnya
3. Bagus suaranya
4. Bagus lagu dan variasinya
5. Bagus pengaturan nafasnya
6. Bagus penghayatannya.
BERIKUT INI PENJABARA LAGU DAN PRAKTEK LAGU DI DALAM MEMBACA AL QUR'AN
1. BAYYATI
Dalam tradisi melagukan al-Quran menempatkan maqom bayyati sebagai lagu pertama. Adapun Lagu maqom Bayyati memiliki 4 tingkatan nada yaitu :
• Qoror (Dasar)
• Nawa (Menengah)
• Jawab (Tinggi)
• Jawabul Jawab (Tertinggi)
2. SHOBA
Maqom ( lagu ) Shoba memiliki 4 tingkatan/variasi nada :
• Awal Maqom Shoba
• Asyiron (nawa)
• Ajami (jawab)
• Quflah Bustanjar
4. HIJAZ
Tingkatan/variasi nada pada Maqom ( lagu ) Hijaz:
• Awal Maqom
• Hijaz Kar
• Hijaz Karkur
• Alwan Hijaz
3. NAHAWAN
Tingkatan/variasi nada pada Maqom ( lagu ) Nahawand:
• Awal Maqom Nahawan
• Nawa
• Jawab
• Quflah Mahur
5. ROST
tingkatan/variasi nada pada Maqom ( lagu ) Rost:
• Awal Maqom Rost
• Nawa
• Jawab
• Kuflah Zinjiron
• Syabir Alarrost
• Alwan Rost
6. SIKA
Tingkatan/variasi nada pada Maqom ( lagu ) Sika:
• Awal Maqom
• Iraqi (nawa)
• Turki (jawab)
• Variasi Raml
7. JIHARKA
Tingkatan/variasi nada pada Maqom ( lagu ) Jiharka:
• Awal Maqom
• Nawa
• Jawab
TINGKATAN SENI BACA AL-QUR'AN
Mu'allam : Seni baca al-Qur'an dasar
Murottal : Seni baca al-Qur'an lanjutan
Mujawwad : Seni baca al-Qur'an yang menggunakan nada rendah sedang dan tinggi dengan irama yang khusus