Перейти к содержимому

Tutorial Sekar Macapat Vol.1: Megatruh

Kraton Jogja

0:00 / 0:00

Tutorial Sekar Macapat Vol.1: Megatruh

44 737 просмотров · 6 л. назад
Kraton Jogja
242 тыс. подписчиков
44 737 просмотров · 6 л. назад
Pada kesempatan kali ini, KHP Kridhomardowo Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat akan menyampaikan salah satu Sekar Macapat yang kesembilan, yaitu Sekar Megatruh. Tembang Megatruh memiliki makna penggambaran raga yang sudah saatnya berpisah dengan sukma atau ruh. Hal itu berarti sudah menjadi kodrat, manusia meninggal dunia. Tembang Megatruh memiliki watak prihatin, sedih, kecewa, putus asa, sakit hati, dan ratapan. Sekar Megatruh memiliki patokan tembang, yaitu Guru Gatra, Guru Wilangan, dan Guru Lagu. Di dalam satu bait Sekar Megatruh, terdapat 5 baris dengan ketentuan sebagai berikut: Baris pertama, Guru Wilangan terdapat 12 suku kata, dengan Guru Lagu berakhir pada suara “u”. Baris kedua, Guru Wilangan terdiri dari 8 suku kata, dengan Guru Lagu berakhir pada suara “i”. Baris ketiga, Guru Wilangan terdapat 8 suku kata, dengan Guru Lagu berakhir pada suara “u”. Baris keempat, Guru Wilangan terdiri dari 8 suku kata, dengan Guru Lagu berakhir pada suara “i”. Baris kelima, Guru Wilangan terdapat 8 suku kata, dengan Guru Lagu berakhir pada suara “o”. Pada video ini, akan disajikan contoh Sekar Megatruh yang berjudul Sekar Megatruh Dudukwuluh, Laras Pelog Pathet Barang. Selamat menyaksikan dan sampai jumpa pada tayangan video selanjutnya yang akan menampilkan Sekar Macapat Pocung. _____ Narator: P. Widyo Wasiranto Nyekar Macapat: Hendy Prasetya Penggender: MJ. Kumoromoyo