Перейти к содержимому

Lomba selam laut Porprov XVII Jateng di Pantai Awann Costa dilanjutkan dengan pengetatan keamanan

Radar Semarang TV

0:00 / 0:00

Lomba selam laut Porprov XVII Jateng di Pantai Awann Costa dilanjutkan dengan pengetatan keamanan

97 просмотров · 8 ч назад
Radar Semarang TV
31,3 тыс. подписчиков
97 просмотров · 8 ч назад
SEMARANG — Insiden maut yang menewaskan atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, berdampak langsung pada pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Almarhumah dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti perlombaan cabang olahraga selam laut di Semarang, pada Minggu (25/10/2026). Sehari pascainsiden tersebut, perlombaan selam laut di Pantai Awann Costa kembali dilanjutkan pada Senin (26/10/2026) dengan pengamanan yang ketat. Sebelum bertanding, seluruh atlet wajib menjalani pemeriksaan kesehatan komprehensif serta mengikuti doa bersama yang dihadiri atlet, ofisial, dan jajaran panitia dengan penuh khidmat. Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, panitia menyiagakan tambahan dua unit perahu, personel penyelamat, serta satu unit ambulans di lokasi kejadian. Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Tengah, Muchamad C Maretan, menyatakan bahwa keputusan melanjutkan pertandingan diambil setelah melakukan evaluasi mendalam dan koordinasi bersama KONI Jawa Tengah serta PB Porprov. Penyelenggara memastikan seluruh sarana keselamatan dan personel dalam kondisi siap sebelum melepas atlet ke laut. Selain memperketat pengamanan, panitia juga memutuskan untuk memangkas satu nomor perlombaan dari rangkaian nomor selam laut, yang mencakup open water finswimming, orientasi bawah air (OBA), m-course, dan five point. Langkah ini diambil guna mengurangi beban fisik atlet sekaligus mempercepat penyelesaian pertandingan di tengah kendala cuaca panas dan ombak yang cukup besar. Dampak dari tragedi ini juga terlihat dari penurunan jumlah peserta. Dari semula 18 kontingen, kini hanya 11 kontingen yang memilih melanjutkan pertandingan. Kontingen Kabupaten Jepara sendiri memutuskan mundur dari sisa laga sebagai bentuk duka cita dan empati mendalam terhadap mendiang Syabilla. Di tengah suasana duka dan pengetatan regulasi keselamatan, beberapa atlet tetap berusaha tampil profesional. Atlet selam asal Kota Magelang, Dipdha Samudera Prasityoputra (17), tetap berjuang menyelesaikan pertandingan nomor open water finswimming 3.000 meter. Peraih medali emas nomor 400 meter bifins kolam ini mengakui besarnya tantangan ombak dan cuaca di laut, serta menegaskan bahwa keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama di atas mengejar prestasi. RADAR SEMARANG TV Video menarik lainnya :    • KRIMINAL   Konten Inspiratif :    • Mata Hati   https://radarsemarang.id PT. SEMARANG INTERMEDIA DIGITAL Jl. Merapi no.22, Gajahmungkur, Semarang, 50232 Kontak email: digital@radarsemarang.id