TATALAKSANA SYOK BERAGAM ETIOLOGI : PENDEKATAN KLINIS PRAKTIS BERBASIS BUKTI DI UNIT GAWAT DARURAT
nakesindonesia
0:00 / 0:00
TATALAKSANA SYOK BERAGAM ETIOLOGI : PENDEKATAN KLINIS PRAKTIS BERBASIS BUKTI DI UNIT GAWAT DARURAT
444 просмотра · Трансляция закончилась 8 дн. назад
nakesindonesia
338 подписчиков
444 просмотра · Трансляция закончилась 8 дн. назад
Transformasi mutu pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien (patient safety) dan penguatan tata laksana klinis berbasis bukti (evidence-based medicine) merupakan komitmen fundamental dalam pilar transformasi layanan rujukan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Di dalam ekosistem fasilitas pelayanan kesehatan, Unit Gawat Darurat (UGD) bertindak sebagai gerbang utama (the main gateway) sekaligus penentu awal prognosis klinis pasien yang datang dengan kondisi akut dan mengancam nyawa (life-threatening conditions). Di area dengan tingkat urgensi dan volatilitas tinggi ini, sindrom syok atau kegagalan sirkulasi akut merupakan salah satu kegawatdaruratan medis yang paling sering dijumpai, paling menantang, dan memiliki risiko mortalitas serta morbiditas yang sangat tinggi jika tidak diintervensi pada masa-masa kritis