Перейти к содержимому

Lonceng Perang Berbunyi! Iran Ultimatum Negara Tetangga: Sektor Penerbangan Kalian Bakal Mati Total

Tribun Video

0:00 / 0:00

Lonceng Perang Berbunyi! Iran Ultimatum Negara Tetangga: Sektor Penerbangan Kalian Bakal Mati Total

7 777 просмотров · 3 часа назад
Tribun Video
743 тыс. подписчиков
7 777 просмотров · 3 часа назад
Baca Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/view/965... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Iran melontarkan gertakan geopolitik yang sangat tajam kepada seluruh negara tetangga di wilayah kawasannya. Teheran bersumpah akan melumpuhkan operasional bandara di negara tetangga yang terbukti mendukung sanksi penerbangan ala Amerika Serikat. Mengutip Tribunnews pada (24/9), Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, secara terbuka menyebut keterlibatan dengan AS sebagai aksi petualangan yang berbahaya. Rezaei menegaskan bahwa fasilitas penerbangan di negara mana pun yang membantu Washington tidak akan lagi dibiarkan beroperasi normal. “Jika suatu negara bekerja sama atau terlibat dalam petualangan dengan Amerika Serikat, bandara-bandara mereka tidak akan lagi dapat mengoperasikan penerbangan,” kata Rezaei. Peringatan keras ini meletus setelah Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengumumkan pemblokiran total terhadap maskapai penerbangan Iran. Washington menerapkan sanksi sekunder yang membidik maskapai Iran sekaligus memutus akses dolar bagi perusahaan yang nekat bekerja sama. Tekanan ekonomi AS tersebut langsung berdampak nyata pada kelangsungan jaringan penerbangan internasional milik Iran. Pemerintah Georgia dan Azerbaijan menjadi pihak awal yang secara resmi memutus dan menangguhkan seluruh rute penerbangan menuju Iran. Laporan agen perjalanan lokal mengonfirmasi bahwa rute komersial menuju kota-kota penting seperti Baghdad, Muscat, dan Qatar turut dihentikan. Pemutusan rute ke Irak ini menjadi ancaman serius bagi kelancaran mobilitas ribuan peziarah asal Iran menuju Baghdad dan Najaf. Kendati diterjang sanksi bertubi-tubi, sejumlah penerbangan internasional Iran dilaporkan masih sanggup bertahan dan beroperasi. Maskapai Mahan Air tercatat tetap melayani rute jarak jauh ke wilayah China, seperti Guangzhou dan Shanghai, yang secara tegas menolak sanksi AS. Sementara itu, jadwal penerbangan ke Istanbul masih berlangsung secara terbatas di tengah keputusan agen travel yang memilih menghentikan penjualan tiket. Ketegangan yang membakar kawasan ini menempatkan sektor penerbangan negara-negara tetangga berada di ambang kelumpuhan jika nekat menuruti kehendak Amerika Serikat. (Tribun-Video.com) Program: Tribun Video Update Host: Yessy Arisanti Wienata Editor Video: titis tiara Uploader: Panji Anggoro Putro