Перейти к содержимому

Residu Manusia - Sudut yang Sunyi | Official Lyric Video

Residu Manusia

0:00 / 0:00

Residu Manusia - Sudut yang Sunyi | Official Lyric Video

263 просмотра · 2 недели назад
Residu Manusia
93 подписчика
263 просмотра · 2 недели назад
Sebuah kedai kecil menjadi tempat singgah. Ada yang datang hanya untuk menghangatkan diri, ada yang menulis kenangan, ada yang menatap hujan, dan ada yang sekadar membutuhkan waktu untuk menarik nafas. Di antara kesibukan dan bisingnya kota, mereka menemukan ruang kecil untuk bersembunyi dari dunia. Lyrics: Aroma sangrai menyapa pagi Di sudut kedai yang masih sepi Seorang pria menatap jendela Mengepul asap bersama cerita Wanita di meja nomor tiga Sibuk coret buku tanpa jeda Entah melukis rindu yang hilang Atau merangkai jalan untuk pulang Kita semua pembawa kisah Di antara sibuk dan lelah Mencari hangat di cangkir yang mulai dingin Tarik nafasmu, letakkan bebanmu Biarkan waktu melambat di mejamu Kita hanya musafir yang kehilangan arah Mencari teduh di kota yang terus memerah Ada yang singgah sekadar berteduh Ada yang mencari tempat berlabuh Di sudut yang sunyi... Kita bersembunyi Rintik hujan mulai menetes Di kaca yang kian memudar Langkah terburu di trotoar Mengejar mimpi yang makin besar Tapi di dalam ruangan ini Waktu seperti berhenti menari Menyimpan rahasia yang tersirat Dalam tiap teguk yang hangat Tarik nafasmu, letakkan bebanmu Biarkan waktu melambat di mejamu Kita hanya musafir yang kehilangan arah Mencari teduh di kota yang terus memerah Ada yang singgah sekadar berteduh Ada yang mencari tempat berlabuh Di sudut yang sunyi... Kita bersembunyi Tak semua tawa menyimpan bahagia Tak semua diam berarti tak ada cerita Kota ini punya jutaan nada Dan kita salah satu di antaranya Tarik nafasmu, letakkan bebanmu Biarkan waktu melambat di mejamu Kita hanya musafir yang kehilangan arah Mencari teduh di kota yang terus memerah Ada yang singgah sekadar berteduh Ada yang mencari tempat berlabuh Di sudut yang sunyi... Kita bersembunyi Cangkir pun kosong Hujan mulai reda Satu per satu Kembali ke dunianya #ResiduManusia #SudutyangSunyi