PERTEMUAN EVALUASI PKG / CKG DINKES KUKAR 2026
Sahabat Dinkes
0:00 / 0:00
PERTEMUAN EVALUASI PKG / CKG DINKES KUKAR 2026
71 просмотр · 4 дн. назад
Sahabat Dinkes
169 подписчиков
71 просмотр · 4 дн. назад
PERTEMUAN PENDAMPINGAN, KOORDINASI DAN EVALUASI
PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS (PKG)
DINAS KESEHATAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA di Hotel Grand Elty Tenggarong Tanggaln 23 - 25 September 2026
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) atau yang sekarang lebih dikenal dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG), muncul sebagai bagian dari Astacita Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, dengan tujuan mendeteksi penyakit sejak dini, mencegah penyakit kronis, mengurangi beban kesehatan nasional, dan investasi jangka panjang untuk Indonesia Emas 2045. Program ini dilaksanakan dengan fokus pada strategi promotif dan preventif yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, melalui skrining yang disesuaikan dengan usia.
Kehadiran Program CKG ini juga sejalan dengan adanya Transformasi Sistem Kesehatan yang sebelumnya telah digulirkan oleh Kementerian Kesehatan. Terdapat 6 pilar transformasi sistem kesehatan sebagai penopang kesehatan Indonesia, yaitu: 1) Transformasi Pelayanan Kesehatan Primer; 2) Transformasi Pelayanan Kesehatan Rujukan; 3) Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan; 4) Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan; 5) Transformasi SDM Kesehatan; dan 6) Transformasi Teknologi Kesehatan. Dengan demikian Program CKG sendiri turut memperkuat transformasi sistem kesehatan khususnya pada pilar 1 (satu) dan pilar 5 (lima).
Kabupaten Kutai Kartanegara yang memiliki 32 puskesmas yang tersebar di 20 Kecamatan, sejak bulan Maret 2025 telah serentak melaksanakan CKG yang dimulai dengan program CKG Ulang Tahun, dilanjutkan dengan CKG Anak Sekolah dan akhirnya menjadi CKG seluruh siklus hidup. Pada tahun 2026, jumlah sasaran CKG Kabupaten Kutai Kartanegara adalah 858.990 jiwa, dengan target capaian tahunan pada kisaran 30–46%. Hingga bulan Agustus 2026, Pelaksanaan CKG di Kabupaten Kutai Kartanegara menunjukkan perkembangan yang positif, ditandai dengan peningkatan capaian dibandingkan bulan sebelumnya. Sampai dengan akhir Agustus 2026, persentase kuantitatif mencapai 23.2% dan persentase kualitatif sebesar 92.60%. Meskipun trend capaian akumulatif 32 puskesmas menunjukkan progres yang baik, tetapi capaian per puskesmas masih terjadi ketimpangan antara satu puskesmas dengan puskesmas yang lain dan hal ini menjadi salah satu permasalahan yang harus ditindaklanjuti, mengingat batas waktu pelaksanaan di tahun 2026 telah memasuki triwulan ke IV dengan target sebesar 30-46 %. Hal lain yang menjadi permasalahan dalam implementasi CKG di puskesmas adalah terkait penginputan data melalui aplikasi SATU SEHAT IndonesiaKu (SSI)/ASIK yang sering mengalami berbagai kendala, baik gangguan jaringan, kondisi geografis, sarana maupun sumber daya manusia terbatas.
Berdasarkan hal diatas, maka diperlukan adanya penguatan dan pembinaan sekaligus mengevaluasi kembali pelaksanaan CKG yang telah dilaksanakan di tahun 2025 sampai dengan bulan Agustus 2026 melalui suatu pertemuan yang diharapkan dapat menemukan solusi pemecahan masalah sekaligus membantu menguatkan motivasi puskesmas dalam upaya pencapaian target sesuai yang dharapkan. Dari pertemuan ini juga diharapkan seluruh puskesmas dapat lebih siap dalam menyambut program Kemenkes yang baru disosialisasikan terkait pencatatan satu pintu (single entry) data CKG pada Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) dalam hal ini adanya integrasi tahap 1 (satu) antara aplikasi SSI/ASIK dengan aplikasi SIMPUS ePuskesmas.Tujuan
Tujuan Umum
Melakukan penguatan, pemetaan
permasalahan, mitigasi serta tindak lanjut pemecahan masalah melalui pertemuan ketersediaan BMHP, Reagen dan Alat Kesehatan berikut sarana prasarana pendukung program CKG di Puskesmas.
Mengidentfikasi kebutuhan dan kemampuan SDM Puskesmas dalam mendukung optimalisasi capaian hasil CKG.Tujuan Khusus
Mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dijumpai dalam pelaksanaan CKG baik CKG Komunitas dan CKG Anak Sekolah.
Melakukan pemetaan kembali data sasaran baik komunitas maupun anak sekolah dalam mengoptimalkan capaian CKG.
Mengidentifikasi ketersediaan BMHP, Reagen dan Alat Kesehatan berikut sarana prasarana pendukung program CKG di Puskesmas.
Mengidentfikasi kebutuhan dan kemampuan SDM Puskesmas dalam mendukung optimalisasi capaian hasil CKG.
Refreshing dan Update pengetahuan terkait program CKG bila ada kemungkinan terbitnya regulasi, juknis dan aplikasi-aplikasi khususnya adanya integrasi aplikasi SSI/ASIK dengan aplikasi SIMPUS.
Menyatukan persepsi dan meningkatan koordinasi lintas bidang, program dan lintas sektor demi optimalisasi hasil CKG.
Memperkuat sinkronisasi sistem ILP Puskesmas dengan Program CKG agar tidak saling tumpang tindih tetapi dapat berjalan seiring dan saling mendukung satu dengan yang lainnya.
#ckg
#dinkeskukar