Перейти к содержимому

SILVERQUEEN — Dikira Cokelat Eropa, Ternyata dari Garut!

Yoya Cari Tau

0:00 / 0:00

SILVERQUEEN — Dikira Cokelat Eropa, Ternyata dari Garut!

207 430 просмотров · 12 дней назад
Yoya Cari Tau
1,51 тыс. подписчиков
207 430 просмотров · 12 дней назад
SilverQueen. Namanya terdengar seperti cokelat dari Eropa. Tapi ternyata, cerita merek ini justru dimulai dari Jawa Barat. Dari sebuah bisnis cokelat kecil di Garut, Ming Chee Chuang mencoba membuat produk yang cocok dengan pasar dan iklim Indonesia. Tantangannya tidak sedikit: produksi masih sederhana, cokelat sensitif terhadap panas, distribusi terbatas, dan pasar belum sebesar sekarang. Tapi dari sinilah SilverQueen mulai tumbuh. Cokelat susu dengan kacang mede menjadi ciri yang mudah dikenali. Produksi berkembang ke Bandung, bisnis keluarga diteruskan generasi berikutnya, lalu berkembang menjadi Petra Foods hingga akhirnya dikenal sebagai Delfi. Di video ini kita akan mengikuti perjalanan SilverQueen dari awal berdiri, kisah Ming Chee Chuang, tantangan membuat cokelat di negara tropis, cerita Konferensi Asia Afrika 1955, ekspansi keluarga Chuang, hingga bagaimana SilverQueen tetap relevan di tengah generasi yang terus berubah. Dan mungkin setelah menonton sampai selesai, kamu tidak akan melihat SilverQueen di rak minimarket dengan cara yang sama lagi. Jadi, SilverQueen sebenarnya merek Indonesia atau luar negeri? Tonton sampai selesai. Catatan: Beberapa visual dalam video merupakan rekonstruksi untuk membantu menggambarkan peristiwa dan suasana pada masanya. Sejumlah cerita sejarah populer juga disampaikan sesuai konteks sumber yang tersedia.