Komisi VIII DPR dan Kemenag Jateng Upayakan Pangkas Antrean Haji dan Turunkan Biaya Pelunasan
KuasaKata TV
0:00 / 0:00
Komisi VIII DPR dan Kemenag Jateng Upayakan Pangkas Antrean Haji dan Turunkan Biaya Pelunasan
0 просмотров · 13 ч назад
KuasaKata TV
2,89 тыс. подписчиков
0 просмотров · 13 ч назад
Calon jemaah haji asal Jawa Tengah mendapatkan angin segar terkait kepastian biaya dan durasi waktu tunggu keberangkatan. Menyusul selesainya pembahasan anggaran, pelunasan biaya haji tahun ini dipastikan menjadi salah satu yang terjangkau sepanjang sejarah berkat adanya skema subsidi pemerintah serta alokasi virtual account.
Penurunan biaya pelunasan terjadi secara signifikan di Jawa Tengah, yakni dari yang sebelumnya hampir mencapai Rp27 juta kini berkurang menjadi sekitar Rp24 juta. Di samping persoalan biaya, Komisi VIII DPR RI juga menyoroti upaya penertiban data sekitar 500 ribu porsi batu atau kuota tunggu bermasalah akibat penggunaan dana talangan di masa lalu, demi memangkas durasi antrean haji menjadi lebih singkat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah, Fitriyanto, mengonfirmasi bahwa total kuota keberangkatan jemaah haji Jawa Tengah untuk tahun 2027 mendatang mencapai 34.122 jemaah. Angka tersebut terdiri atas jemaah urut porsi, porsi lansia, pembimbing KBIHU, hingga petugas haji daerah. Saat ini, total antrean pendaftaran di Jawa Tengah mencatat angka sekitar 916 ribu jemaah dengan estimasi waktu tunggu reguler sekitar 26 tahun.
Mengenai skema Biaya Perjalanan Ibadah Haji Jawa Tengah yang ditanggung jemaah berada di angka rata-rata Rp55 juta, yang kemudian dikurangi setoran awal Rp25 juta, virtual account Rp3,5 juta, serta bantuan pemerintah sebesar Rp3,2 juta.