Dilema Transfer Teknologi: Budaya "Sungkan" vs. Efisiensi Pabrik Otomotif
nadia jovani
0:00 / 0:00
Dilema Transfer Teknologi: Budaya "Sungkan" vs. Efisiensi Pabrik Otomotif
18 просмотров · 12 дн. назад
nadia jovani
8 подписчиков
18 просмотров · 12 дн. назад
Terinpirasi pada disertasi Yovani (2013) yang membuktikan bahwa "Transfer Teknologi sebagai Konstruksi Sosial: Sebuah Tesis Awal yang Diperoleh dari Perusahaan Afiliasi Jepang dan Perusahaan Lokal Komponen" maka video ini dibuat untuk menjadi kasus yang dapat ditelaah oleh mahasiswa.Perusahaan tidak fiktif namun untuk kepentingan kuliah maka nama perusahaan disamarkan. Berbeda dengan pendekatan ekonomi murni yang melihat alih teknologi dari segi hak paten atau nilai transaksi, Yovani (2013) melihat proses ini dipengaruhi oleh relasi sosial, aktor yang terlibat, tingkat kepercayaan, dan kedekatan antar-organisasi (embeddedness).
Anda bisa kunjungi https://lib.ui.ac.id/detail?id=203290... untuk abstraknya
Video ilustrasi ini menceritakan kerumitan situasi sosial (problematic situation) dalam proses alih teknologi dan pelatihan On-the-Job Training (OJT) pada industri komponen otomotif joint-venture Indonesia–Jepang.
Melalui pendekatan Soft Systems Methodology (SSM) dan perspektif sosiologis, video ini memetakan bagaimana hambatan budaya seperti norma "sungkan", praktik "Honne-Tatemae" (menjaga hati lawan bicara demi menjaga kesopanan), serta ketakutan salah kaprah bahwa rotasi kerja adalah bentuk demosi/hukuman, berbenturan dengan target efisiensi produksi dan kebijakan kandungan lokal (TKDN/JIEPA).
📌 Elemen Utama yang Ditemui dalam Video:
1. Structure (Struktur): Kantor Manajemen Jepang, Lini Produksi Karawang, Pos Serikat Pekerja, & Regulasi Kemenperin/JIEPA.
2. Process (Proses): Pelatihan OJT, alih pengetahuan tacit, dan skema rotasi kerja berkala.
3. Issues & Conflicts (Isu & Benturan): Miskomunikasi teknis, rasa sungkan bertanya, dan trauma stigmatisasi rotasi.
4. Relationships (Relasi Sosial): Kelekatan institusional (embeddedness) dan batas-batas kekuasaan antar-aktor.