Перейти к содержимому

Menembus Batas Laut : Dedikasi Menghadirkan Pembelajaran Mendalam bagi Murid SMA Negeri 1 Mantang

Sulvia Nur Oktafiani

0:00 / 0:00

Menembus Batas Laut : Dedikasi Menghadirkan Pembelajaran Mendalam bagi Murid SMA Negeri 1 Mantang

144 просмотра · 2 нед. назад
Sulvia Nur Oktafiani
231 подписчик
144 просмотра · 2 нед. назад
Mengajar di wilayah kepulauan bukan hanya tentang hadir di ruang kelas. Ada laut yang harus diseberangi, perjalanan yang harus ditempuh, keterbatasan yang harus dihadapi, serta komitmen yang harus terus dijaga agar setiap murid memperoleh kesempatan belajar yang bermakna. Video ini merekam perjalanan dedikasi saya sebagai guru di SMA Negeri 1 Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, sejak tahun 2019. Pulau Mantang mengajarkan bahwa keterbatasan geografis tidak boleh menjadi batas bagi pendidikan untuk terus berkembang. Dalam perjalanan tersebut, laut bukan sekadar penghalang, tetapi menjadi bagian dari pengalaman belajar. Kehidupan masyarakat pesisir, budaya lokal, lingkungan maritim, serta perkembangan teknologi menjadi sumber inspirasi dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan dekat dengan kehidupan murid. Sebagai guru Fisika, saya berupaya menghadirkan pembelajaran mendalam yang mendorong murid tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menghubungkan pengetahuan dengan fenomena nyata di lingkungan mereka. Pemanfaatan teknologi digital, papan interaktif, konteks kemaritiman, kegiatan kolaboratif, serta pengembangan berbagai inovasi pembelajaran menjadi bagian dari ikhtiar untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Dedikasi ini juga berkembang melalui berbagai peran yang saya jalankan di sekolah, mulai dari wali kelas, bendahara BOSP, penggerak literasi, penggerak komunitas belajar, Guru Penggerak, Plt. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, hingga saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Bagi saya, menjadi guru di wilayah kepulauan berarti terus belajar, beradaptasi, berinovasi, dan memastikan bahwa jarak serta laut tidak mengurangi hak murid untuk memperoleh pendidikan terbaik. “Bukan menghilangkan laut yang terbentang di antara pulau-pulau, tetapi memastikan bahwa pendidikan selalu mampu menemukan jalan untuk melewatinya.” Semoga praktik baik ini dapat menjadi inspirasi bahwa pendidikan dapat tumbuh dari mana saja, termasuk dari pulau kecil di tengah laut, selama ada komitmen, kolaborasi, dan keyakinan bahwa setiap murid memiliki potensi untuk berkembang. Sulvia Nur Oktafiani, S.Pd. Guru Fisika - Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 1 Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau