Перейти к содержимому

Pesta Kawin Jadi Perang | Tragedi Bubat (1357)

Jejak Sejarah

0:00 / 0:00

Pesta Kawin Jadi Perang | Tragedi Bubat (1357)

1 721 просмотр · 4 дн. назад
Jejak Sejarah
151 подписчик
1 721 просмотр · 4 дн. назад
Tahun 1357. Kamu adalah Raka, 19 tahun, pengawal muda dari Kawali, ibu kota Kerajaan Sunda. Kamu ikut rombongan Prabu Linggabuana ke Lapangan Bubat, di dekat ibu kota Majapahit, untuk pernikahan Dyah Pitaloka dengan Hayam Wuruk. Tapi sebelum matahari terbenam, pesta itu berubah menjadi tragedi yang dikenang orang Sunda selama enam abad. Tiga misteri yang dijawab di video ini: 1. Mengapa sebuah pesta pernikahan raja berubah menjadi pertempuran? 2. Mengapa Nagarakretagama, kitab pujian resmi Majapahit, tidak menyebut peristiwa ini sama sekali? 3. Mengapa sampai tahun 2018 tidak ada Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Majapahit di Kota Bandung? Ditambah segmen Mitos atau Fakta: 6 pernyataan populer tentang Perang Bubat. === BAB === 00:00 Trowulan dan Kawali hari ini & tiga misteri 01:52 Sunda, Majapahit, dan Sumpah Palapa 03:54 Menunggu di Bubat 05:46 Dikepung & pesan sang raja 07:21 Sore di Bubat 09:10 Pulang ke Kawali 10:59 Kitab yang diam 12:06 Mitos atau Fakta? 13:08 Berdamai lewat nama jalan, dan harimu === SUMBER === Battle of Bubat — Wikipedia (EN): https://en.wikipedia.org/wiki/Battle_... Suara Surabaya, 11 Mei 2018, Jawa Barat Kini Punya Jalan Majapahit dan Jalan Hayam Wuruk: https://www.suarasurabaya.net/kelanak... === CATATAN TOKOH === Raka, Sekar, dan Ki Jaya adalah tokoh rekaan untuk membantu penonton membayangkan hari itu, termasuk tugas Raka sebagai pembawa kabar. Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka Citraresmi, Hayam Wuruk, Gajah Mada, Patih Madhu, Bhre Wengker, Niskalawastu Kancana, dan Mpu Prapanca adalah tokoh sejarah. Kisah Bubat berasal dari Pararaton, Kidung Sunda, dan Carita Parahyangan yang ditulis jauh sesudah peristiwanya, sehingga sebagian detail masih diperdebatkan. Gambar ilustrasi adalah gambaran, bukan potret persis. === KREDIT FOTO DAN GAMBAR (Wikimedia Commons) === Candi Bajang Ratu, Trowulan: Ivuvisual, CC BY-SA 4.0 Kolam Segaran, Trowulan: Andrew vebiansyah, CC BY-SA 4.0 Prasasti di Astana Gede Kawali: Panji T B, CC BY-SA 4.0 Gapura Wringin Lawang, Trowulan: Risanprasetyo/Febri Ady Prasetyo, CC BY-SA 4.0 Prasasti Kawali (foto sebelum 1900): Isidore van Kinsbergen, domain publik Lontar Nagarakretagama: Assyari374, CC0 Candi Tikus, Trowulan: Ya, saya inBaliTimur, CC BY-SA 2.0 Gedung Sate, Bandung: Rahmatdenas, CC BY-SA 4.0 Ilustrasi: dibuat dengan Google Flow. Peta: dibuat sendiri (garis pantai Natural Earth, domain publik). Narasi: Google AI Studio. === TAGAR === #PerangBubat #DyahPitaloka #GajahMada #Majapahit #KerajaanSunda #SejarahIndonesia #SehariMenjadi #AnimasiSejarah