INGATLAH KEMATIAN SEBELUM KEMATIAN MENGINGATKANMU".
Ustadz abi Channel
0:00 / 0:00
INGATLAH KEMATIAN SEBELUM KEMATIAN MENGINGATKANMU".
13 просмотров · 2 нед. назад
Ustadz abi Channel
2,08 тыс. подписчиков
13 просмотров · 2 нед. назад
Tema : "INGATLAH KEMATIAN SEBELUM KEMATIAN MENGINGATKANMU".
(766) INGATLAH KEMATIAN SEBELUM KEMATIAN MENGINGATKANMU". - YouTube
• INGATLAH KEMATIAN SEBELUM KEMATIAN MENGING...
Transcript:
(00:01) Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah wasalatu wassalamu ala rasulillah wa ala alihi wasohbihi waman walah. Saudara-saudariku, ada satu kepastian dalam kehidupan yang sering kita lupakan bahwa kita semua akan meninggal dunia. Tidak peduli seberapa kuat tubuh kita, tidak peduli seberapa banyak harta yang kita miliki.
(00:32) Tidak peduli setinggi apapun jabatan kita, tidak peduli seberapa terkenal nama kita. Allah Subhanahu wa taala berfirman di dalam Al-Qur'an surah Ali Imran ayat 185. Kullu nafsinqatul maut. Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kematian bukan sesuatu yang hanya terjadi kepada orang lain. Suatu hari giliran kita akan tiba. Kematian bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk menyadarkan.
(01:05) Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dan Annasai. Aksiruikrazat. Perbanyaklah mengingat penghancur segala kenikmatan, yaitu kematian. Mengapa Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mengajarkan kita untuk banyak mengingat kematian? Bukan agar kita menjadi manusia yang putus asa, tetapi agar kita tidak terlena.
(01:34) Orang yang mengingat kematian akan lebih berhati-hati dalam berbicara, lebih cepat meminta maaf, lebih mudah memaafkan, lebih bersungguh-sungguh beribadah, lebih menghargai keluarga, dan lebih sedikit membuang waktu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat. Saudara-saudariku, ada beberapa pelajaran yang dapat kita ambil. Pertama, jangan menunda tobat.
(02:00) Kita sering berkata, "Besok saya akan berubah. Nanti kalau sudah tua, saya akan lebih rajin ibadah. Nanti kalau sudah selesai urusan ini, saya akan bertobat." Padahal kita tidak pernah tahu apakah nanti itu masih menjadi milik kita. Kedua, jangan menunda-nunda meminta maaf. Jika kita bersalah kepada seseorang, jangan terlalu lama menunggu.
(02:25) Bisa jadi kesempatan itu tidak datang dua kali. Ketiga, jangan terlalu mencintai dunia. Dunia boleh kita miliki, tetapi jangan sampai dunia menguasai hati. Karena semua yang kita miliki pada akhirnya akan kita tinggalkan. Keempat, persiapkan bekal sebelum perjalanan berakhir. Allah Subhanahu wa taala berfirman di dalam Al-Qur'an surah Albaqarah ayat 197.
(02:54) Watazwadu fainnairadqwa. Berbekallah. Dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Bekal kita bukan sekedar harta. Bekal kita adalah iman, amal saleh, tobat, ilmu yang bermanfaat, sedekah, akhlak yang baik, dan segala kebaikan yang kita lakukan karena Allah. Dan yang kelima, jadikan setiap hari sebagai kesempatan memperbaiki diri.
(03:26) tidak perlu menunggu momentum tertentu untuk menjadi lebih baik. Jika hari ini kita masih diberi kehidupan, berarti Allah masih memberi kesempatan. Saudara-saudariku, bayangkan suatu hari kita berada di tempat tidur, orang-orang yang kita cintai berada di sekitar kita. Namun kali ini kita tidak sedang bersiap untuk pergi bekerja, tidak sedang bersiap untuk bepergian, tidak sedang merencanakan masa depan.
(03:54) Kita sedang bersiap meninggalkan dunia. Saat itu kita mungkin baru menyadari bahwa waktu ternyata sangat berharga. Kita akan berharap diberi kesempatan untuk membaca Al-Qur'an lebih banyak, untuk bersedekah lebih banyak, untuk meminta maaf, untuk memperbaiki salat, untuk berbakti kepada orang tua, untuk memperbaiki hubungan dengan saudara.
(04:19) Tetapi kesempatan itu mungkin sudah berakhir. Maka jangan tunggu kematian datang untuk menyadari betapa berharganya kehidupan. Gunakan kehidupan sebelum kehidupan berakhir. Jika ada kebaikan yang bisa dilakukan hari ini, lakukan. Jika ada dosa yang bisa ditinggalkan hari ini, tinggalkan. Jika ada orang yang harus dimintai maaf, mintalah maaf.
(04:47) Jika ada orang yang harus dimaafkan, belajarlah memaafkan. Jika ada ibadah yang selama ini ditinggalkan, mulailah kembali. Karena kita tidak tahu apakah malam nanti kita masih akan membuka mata. Dan jika malam nanti kita masih diberi kesempatan hidup, jangan lupa mengucapkan alhamdulillah. Allah masih memberiku satu hari lagi untuk memperbaiki diri.
(05:15) Semoga ketika kematian datang, kita tidak sedang sibuk mengejar sesuatu yang akan kita tinggalkan. Semoga kita sedang berada dalam keadaan yang Allah cintai dan semoga akhir kehidupan kita adalah husnul khatimah. Allahumma ahsin ktimatana watwaana wain wajalir ya Allah perbaikilah akhir kehidupan kami.
(05:49) Wafatkanlah kami dalam keadaan Engkau rida kepada kami. Jadikanlah sebaik-baik amal kami sebagai penutupnya. Dan jadikanlah sebaik-baik hari kami adalah hari ketika kami berjumpa denganmu. Amin ya rabbal alamin. Barakallahu fikum. Semoga bermanfaat.