Kenapa Kita Menginginkan yang Susah Didapat (Scarcity Effect)
Heuraclius
0:00 / 0:00
Kenapa Kita Menginginkan yang Susah Didapat (Scarcity Effect)
24 225 просмотров · 7 дней назад
Heuraclius
3,32 тыс. подписчиков
24 225 просмотров · 7 дней назад
Kenapa orang yang selalu ada justru terasa biasa, sementara orang yang hot and cold, hilang tiga hari lalu muncul lagi, nggak bisa lepas dari kepala? Jawabannya bukan karena dia lebih baik. Tapi karena dia langka.
Di video ini kita bongkar 9 cara scarcity bekerja di kepala kita, lengkap dengan eksperimen psikologi di baliknya: dari kue di toples yang hampir kosong, Romeo and Juliet effect yang ternyata gagal direplikasi, playing hard to get, effort justification, IKEA effect, Ben Franklin effect, scarcity mindset, sampai riset cokelat terakhir dan waktu yang tersisa bersama orang tua. Bukan tips untuk "jual mahal". Justru sebaliknya: supaya kamu tahu kapan perasaanmu sedang dipermainkan oleh kelangkaan, dan bisa menghargai yang sudah ada sebelum dia jadi langka.
Dari sembilan cara ini, nomor berapa yang paling sering kamu alami? Tulis di kolom komentar.
CHAPTER
0:00 Dua orang: yang selalu ada dan yang hot and cold
1:48 "Tinggal sedikit" (scarcity effect)
3:04 "Justru dilarang" (reactance, Romeo and Juliet effect)
4:15 "Dia yang susah ditebak" (playing hard to get)
6:13 "Sudah susah payah" (effort justification)
7:27 "Bikinan sendiri" (IKEA effect)
8:55 "Orang yang kita tolong" (Ben Franklin effect)
10:29 "Otak yang kekurangan" (scarcity mindset)
12:09 "Yang terakhir"
13:14 Waktu yang tersisa
14:54 Cara memakai scarcity untuk hidupmu
15:36 Penutup
Kalau kamu suka diajak mikir bareng kayak gini, subscribe ya. Kami akan terus membongkar cara pikiran kita menjebak diri sendiri.
Heuraclius, Sekolah Kehidupan.
#psikologi #scarcity #selfimprovement