KF 21 RI !! KERJASAMA LANJUTAN PROYEK KF-21 DIBAHAS LAGI DENGAN RI, PT DI JUAL 3 PESAWAT AMPHIBI
INDO MAGAZINES (INDOMAGZ)
0:00 / 0:00
KF 21 RI !! KERJASAMA LANJUTAN PROYEK KF-21 DIBAHAS LAGI DENGAN RI, PT DI JUAL 3 PESAWAT AMPHIBI
38 832 просмотра · 1 день назад
INDO MAGAZINES (INDOMAGZ)
1,04 млн подписчиков
38 832 просмотра · 1 день назад
KF 21 RI !! KERJASAMA LANJUTAN PROYEK KF-21 DIBAHAS LAGI DENGAN RI, PT DI JUAL 3 PESAWAT AMPHIBI
2 Kabar gacorr,,
Kabar pertama datang dari Korea Selatan terkait proyek jet tempur KF-21 Boramae. Dalam workshop Indonesian Next Generation Journalist Network on Korea (IKJN) di Jakarta pada 26 Agustus 2026, Political Section Chief sekaligus Konselor Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia, Uhm Taeho, mengungkap bahwa Indonesia dan Korea Selatan masih membahas potensi kerja sama tahap berikutnya setelah fase pengembangan bersama KF-21 selesai.
Sinyal ini menarik karena Indonesia kini memilih skema pengadaan langsung KF-21 dari Korea Selatan, bukan lagi melanjutkan pola pengembangan bersama seperti sebelumnya. Meski demikian, Seoul menegaskan pintu kerja sama lanjutan belum tertutup. Bentuk, metode, waktu, hingga kemungkinan pengembangan berikutnya masih harus dibahas dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan investasi kedua negara.
Apakah babak berikutnya hanya soal pembelian KF-21? Ataukah terbuka peluang keterlibatan Indonesia dalam pengembangan varian masa depan, teknologi generasi berikutnya, bahkan KF-21 yang lebih maju? Simak analisis lengkapnya!
Kabar kedua datang dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang kembali mencatat kontrak penjualan pesawat dalam negeri. Pada 26 Agustus 2026, PTDI menandatangani pembelian tiga unit N219 Amfibi dengan PT BIBU Panji Sakti. Pesawat tersebut nantinya dioperasikan PT BIBU Agro Maritim untuk mendukung distribusi hasil laut.
N219 Amfibi mampu beroperasi dari landasan darat maupun permukaan air, membawa hingga 19 penumpang, serta dapat digunakan untuk kargo, evakuasi medis, patroli maritim, SAR, dan logistik. Salah satu fokus pemanfaatannya adalah membawa ikan segar, tuna ekspor, live seafood, dan komoditas laut lainnya dari wilayah kepulauan menuju pusat perdagangan dan pasar ekspor.
Perkembangan N219 Amfibi ini juga membuka pertanyaan menarik: mungkinkah platform tersebut suatu hari dikembangkan untuk misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan? Indonesia memiliki kebutuhan besar terhadap armada udara yang mampu mengambil air dari sumber terdekat dan menjangkau wilayah terpencil.
KF-21, N219 Amfibi, industri pertahanan, PTDI, dan masa depan teknologi dirgantara Indonesia.
Simak videonya sampai habisss