Mengapa kekerasan pada warga sipil di Papua terus terjadi? - BBC News Indonesia
BBC News Indonesia
0:00 / 0:00
Mengapa kekerasan pada warga sipil di Papua terus terjadi? - BBC News Indonesia
25 752 просмотра · 3 месяца назад
BBC News Indonesia
1,58 млн подписчиков
25 752 просмотра · 3 месяца назад
Operasi militer di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, diduga menewaskan belasan orang. TNI mengeklaim menargetkan anggota TPNPB-OPM, tapi hasil investigasi kelompok sipil menyebut aparat justru menyasar warga.
Kekerasan yang membikin nyawa warga sipil di Papua lenyap tidak cuma muncul di Kabupaten Puncak.
Akhir Maret silam, lima warga di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, tewas tertembak selepas aparat kepolisian menyisir kampung-kampung dalam rangka "pengamanan" kericuhan.
Sebulan usai insiden di Dogiyai, seorang aparatur sipil negara (ASN) bernama Yemis Yohame meninggal sebab timah panas. Tubuh Yemis ditemukan di pinggir jalan raya saat dirinya tengah mengakses internet di sebuah kios.
Minggu lalu, sedikitnya tujuh warga Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, diwartakan terluka imbas ledakan benda yang disinyalir bom.
Korban terkena ledakan ketika hendak mengevakuasi jenazah warga Kampung Erenggobak, Tarling Wanimbo, yang diduga meninggal oleh tembakan aparat keamanan beberapa hari sebelumnya.
Akhir April 2026, di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Puncak di Ilaga, ribuan elemen sipil melangsungkan aksi damai mendesak penghentian kekerasan militer.
Seminggu berselang, giliran massa di Jayapura yang menggelar demonstrasi bertajuk "Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan." Aksi ini dibalas tembakan gas air mata oleh aparat yang berjaga.
Amnesty International Indonesia, lewat keterangannya, menyatakan baru empat bulan 2026 bergulir, "eskalasi konflik bersenjata antara TNI-Polri dan TPNPB-OPM meningkat" sehingga "mengakibatkan pelanggaran HAM" yang menyasar masyarakat sipil di Papua.
Hal itu, sambung Amnesty International Indonesia, terbukti dari "jumlah pengungsi internal yang terus meningkat, penembakan terhadap warga sipil, hingga penangkapan sewenang-wenang maupun penyiksaan."
============
Berlangganan channel ini di sini: https://bit.ly/2Mkg9hY
Ini adalah channel resmi BBC Indonesia, di mana kami menyajikan berita internasional dan berita nasional yang akurat dan tidak berpihak.
Video tentang berita terkini disajikan dalam berbagai format, mulai dari video dokumenter, video eksplainer, dan wawancara tokoh.
Terima kasih telah mengunjungi kami. Ikuti juga akun media sosial kami lainnya:
▪️ Instagram: / bbcindonesia
▪️ Twitter: / bbcindonesia
▪️ Facebook: / bbcnewsindonesia
#bbcindonesia