FULL! 🔥 Ambisi Revisi Sejarah Indonesia, Demi Gelar Pahlawan Nasional ke Soeharto? | Lanturan
KOMPASTV
0:00 / 0:00
FULL! 🔥 Ambisi Revisi Sejarah Indonesia, Demi Gelar Pahlawan Nasional ke Soeharto? | Lanturan
10 028 просмотров · 1 г. назад
KOMPASTV
20,1 млн подписчиков
10 028 просмотров · 1 г. назад
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kontroversi penulisan ulang sejarah Indonesia mengundang berbagai perspektif dari berbagai pihak. seperti halnya dari Aktivis Indonesia sekaligus bagian dari Aliansi Keterbukaan Sejarah Indonesia (AKSI), Usman Hamid.
Usman mengatakan bahwa revisi naskah sejarah berpotensi menghilangkan peristiwa dan ketokohan yang dinilai tak cocok dengan kepentingan kekuasaan. Bahkan menurutnya lebih baik tidak ada sejarah yang dibuat secara resmi atau hanya dalam satu patokan bacaan saja.
Menbud, Fadli Zon, memastikan penulisan ulang sejarah Indonesia, bukan sejarah resmi. bahkan dalam pengerjaan melibatkan 113 sejarawan dengan target rampung pada agustus 2025. Usman Hamid sendiri pun menegaskan upaya revisi sejarah ini memperlihatkan bentuk ambisius pemerintah saja.
Lantas, apakah revisi sejarah Indonesia juga selaras dengan bagaimana pemerintah ingin memberi gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke 2 Soeharto?
Bagi Usman Hamid, upaya pemberian gelar kepada Soeharto akan memberi stigma bahwa Jika Soeharto Pahlawan, maka para aktivis adalah pihak-pihak radikal.
Lantas gelontoran dana sekitar 9 Miliar untuk revisi sejarah Indonesia, semata-mata hanya untuk memuluskan misi beri gelar Pahlawan kepada Soeharto?
Saksikan selengkapnya hanya di Lanturan.