Перейти к содержимому

Hanya Ijazah Gbran, Pelapor Heran Mengapa Denny Indrayana Cs Tak Kuliti Pendidikan Prabowo

Tribun Bengkulu

0:00 / 0:00

Hanya Ijazah Gbran, Pelapor Heran Mengapa Denny Indrayana Cs Tak Kuliti Pendidikan Prabowo

13 043 просмотра · 1 дн. назад
Tribun Bengkulu
667 тыс. подписчиков
13 043 просмотра · 1 дн. назад
Bobby Warotican menyinggung latar belakang pendidikan Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan keterangan tambahan dalam sidang pemeriksaan pendahuluan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK), Senin (19/10/2026). Ia mempertanyakan alasan pihak yang mempersoalkan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak turut menyoroti ijazah Prabowo. Bobby hadir sebagai salah satu pelapor bersama C. Suhadhi, Weldy, dan Intan Akman Kunang dalam perkara dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim konstitusi. Perkara tersebut tercatat dengan nomor registrasi 06-07-08-09/MKMK/L/10/2026. Dalam keterangannya, Bobby terlebih dahulu menyoroti putusan niet ontvankelijke verklaard (NO), yakni putusan yang menyatakan gugatan atau permohonan tidak dapat diterima. Menurut dia, putusan NO berkaitan dengan aspek formal perkara dan pada prinsipnya tidak disertai pemeriksaan pokok perkara. “Ketika majelis hakim memutuskan NO, formalnya sebagaimana kita ketahui bersama, majelis hakim tidak memeriksa pokok perkara,” ujar Bobby di hadapan majelis. Ia kemudian mempertanyakan alasan pemeriksaan pokok perkara apabila suatu perkara telah diputus tidak dapat diterima. Menurut Bobby, hal tersebut menjadi salah satu poin yang perlu diperhatikan dalam laporan yang mereka sampaikan. Bobby selanjutnya menyinggung polemik ijazah Gibran yang turut menjadi sorotan publik. Ia mempertanyakan mengapa pihak yang disebutnya sebagai Denny Indrayana dan rekan-rekannya tidak turut menganalisis latar belakang pendidikan Prabowo. “Apabila Denny Indrayana CS mengutak-atik ijazah setara dari Pak Gibran, kenapa juga mereka tidak satu paket mencoba menganalisa ijazah luar negeri dari Presiden Prabowo?” kata Bobby. Ia juga menyebut bahwa berdasarkan informasi yang dibacanya di media, Prabowo menempuh pendidikan dasar hingga menengah di luar negeri. Bobby kemudian mempertanyakan alasan mengapa perhatian terhadap persoalan ijazah tersebut, menurut pandangannya, lebih tertuju kepada Gibran. “Kenapa mereka tidak mencoba juga menganalisa ijazah dari Presiden Prabowo? Kenapa hanya memilih Mas Gibran?” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan Bobby sebagai bagian dari keterangan tambahan dalam sidang pemeriksaan pendahuluan MKMK. Pertanyaan yang diajukannya merupakan pandangan pelapor dan tidak dengan sendirinya membuktikan adanya persoalan pada ijazah Prabowo maupun Gibran. Sidang MKMK tersebut beragenda mendengarkan keterangan pelapor dan/atau memeriksa alat bukti dalam laporan dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim konstitusi. Materi yang disampaikan para pelapor menjadi bagian dari proses pemeriksaan oleh majelis. Hingga bagian transkrip yang tersedia, belum terdapat keterangan mengenai kesimpulan atau putusan akhir MKMK atas laporan tersebut. Baca Berita Lengkap : https://bengkulu.tribunnews.com/ Editor Video: Muhammad Maulana Ahmad Al H Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita di ------- http://bengkulu.tribunnews.com/ Follow Instagram ---------   / tribun_bengkulu   Like fanspage ---------   / tribunbengkulu