Перейти к содержимому

GELORA DIBALIK KABUT | Ft.Rizal Tanjung

Jane Kalangie

0:00 / 0:00

GELORA DIBALIK KABUT | Ft.Rizal Tanjung

97 просмотров · 1 мес. назад
Jane Kalangie
230 подписчиков
97 просмотров · 1 мес. назад
GELORA DI BALIK KABUT Syair : Rizal Tanjung Arrangement : Jane Kalangie #aimusic#popballad#orchestra#nostalgia #kerinduan GELORA DI BALIK KABUT adalah syair tentang cinta yang memilih bersembunyi di balik diam, namun tak pernah benar-benar mampu dipadamkan. Ia seperti laut yang tampak tenang di permukaan, sementara di kedalamannya badai terus menggelora, membawa satu nama yang tak pernah pergi dari dasar kalbu. Cinta itu menjelma menjadi tatapan, getar tangan, puisi, dan lagu—bahasa-bahasa sunyi yang mengkhianati kebisuan. Sebab ada perasaan yang semakin disembunyikan justru semakin terang, seperti api yang bersembunyi di perut gunung. Gelora di Balik Kabut adalah kisah tentang seseorang yang memilih menjaga cintanya dalam keheningan, agar gelora tidak berubah menjadi luka. Namun pada akhirnya, kabut tak pernah mampu menutup langit selamanya; sebab satu nama yang telah bersemayam di dasar kehidupan akan selalu menemukan jalan untuk terbang ke angkasa melalui setiap detak jantung. Selamat mendengarkankan dan semoga terhibur dengan lagu-lagu karya 👉 @Jane-Allsong. Jangan lupa, like komen share dan subscribe 🎶🎧💝 #syairRizalTanjung #syairjanekalangie Syair: Di dalam dadaku ada laut, dari jauh tampak tenang, namun di balik kabut kelabu, badai menyimpan namamu seorang. Aku tersenyum menyembunyikan petir, aku diam menyimpan bara, seperti gunung menjaga api, seperti malam menjaga rahasia. Ada gelora di balik kabut, ada namamu di dasar kalbu, tak mampu kusembunyikan, meski bibir memilih membisu. Cinta selalu menemukan jalan, menembus mata dan getar suara, dan engkau adalah badai, yang tak pernah mampu kupadamkan. Ia keluar lewat tatapan, bergetar di ujung tangan, menjadi puisi di atas kertas, menjadi lagu dalam kesunyian. Jika suatu hari aku terdiam, jangan kira kata telah menghilang, mungkin sedang kujaga gelora, agar cinta tak berubah menjadi luka. Ada gelora di balik kabut, yang tak terlihat oleh mata, namun setiap detak jantungku, membawa namamu ke angkasa. Dan jika satu kata mampu, meruntuhkan seluruh pertahanan, kata itu adalah namamu, yang tinggal di dasar kehidupan.