Wisata I TAHURA, TAMAN HUTAN RAYA I Pandeglang, Banten
Mang Dhepi
0:00 / 0:00
Wisata I TAHURA, TAMAN HUTAN RAYA I Pandeglang, Banten
1 470 просмотров · 2 г. назад
Mang Dhepi
7,1 тыс. подписчиков
1 470 просмотров · 2 г. назад
Provinsi Banten saat ini telah memiliki Taman Hutan Raya (TAHURA) yang diberi nama TAHURA Banten dengan luas ±1.595.9 Ha sesuai Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor : SK.221/Menhut-II/2012 tanggal 4 Mei 2012 tentang Perubahan Fungsi antar Fungsi Pokok dari Kawasan Hutan Produksi Terbatas seluas ±833 Ha, dan Hutan Produksi Tetap seluas ±662 Ha serta perubahan fungsi dalam fungsi pokok dari Taman Wisata Alam Carita seluas ±95 Ha menjadi Kawasan Hutan Konservasi dengan fungsi Taman Hutan Raya seluas ±1.950 Ha yang terletak di kelompok Hutan Gunung Aseupan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten dengan nama Taman Hutan Raya (TAHURA) Banten. Selanjutnya berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor SK.3108/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 25 April 2014, tentang Penetapan Kawasan Hutan Konservasi Taman Hutan Raya Banten seluas 1.595,90 (seribu lima ratus sembilan luluh lima dan sembiln puluh perseratus) hektar di kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, maka luas definitif kawasan Tahura Banten tersebut adalah 1.595.90 Ha. Pembentukan Tahura di Provinsi Banten bertujuan untuk meningkatkan fungsi hutan sebagai kawasan pelestarian alam, sekaligus meningkatkan proporsi kawasan lindung bagi keseimbangan lingkungan. Dengan terbentuknya Tahura di Provinsi Banten, diharapkan fungsi pelestarian alam dapat sejalan dengan meningkatnya nilai tambah ekonomi bagi masyarakat berupa berkembangnya kegiatan wisata alam, pendidikan dan pendukung kegiatan budidaya.
Taman Hutan Raya (Tahura) yang berlokasi di kawan Carita, Kabupaten Pandeglang, merupakan salah satu aset yang dimiliki Provinsi Banten. Sebagai kawasan konservasi alam, Tahura dimanfaatkan sebagai media pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, kawasan ini pun, juga di fungsikan sebagai kawasan wisata yang bisa dinikmati masyarakat. Sebagai salah satu tempat Pariwisata, Tahura kini telah banyak dikunjungi Wisatawan baik lokal muapun Nasional. Banyaknya pengunjung inilah, yang menjadi salah satu kekhawatiran adanya pencemaran dan ekspolitasi terhadap kawasan konservasi alam tersebut. Tahura adalah kawasan pelestarian alam yang memiliki potensi keanekaragaman hayati, seperti koleksi tumbuhan, satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli atau bukan asli agar dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, penunjang budidaya, budaya, pariwisata dan rekreasi. Tahura yang terletak di Kabupaten Pandeglang ini termasuk dalam hutan tropis yang terletak di dataran rendah dan berdekatan dengan laut, sehingga memiliki flora dan fauna yang khas. Wilayah konservasi seluas 1.596 hektar ini rencananya akan dikembangkan hingga Pegunungan Akar Sari, namun rencana tersebut masih panjang karena harus mengurus penataan terlebih dahulu. Masyarakat juga dihimbau agar jangan menebang pohon di Tahura, karena itu akan berdampak pada kepadatan tanah, kualitas air dan udara segar.
👥 more info: @perpushalwany, @bantenologi5007, @bpkwilayah8, @balaipelestariankebudayaan9932
#tahura #tamanhutanraya #areakonservasihutan #kabupatenpandeglang #banten #sejarahbanten #senibanten #tradisibanten #budayabanten #wisatabanten #kulinerbanten #budayaindonesia #jagawarisankita